Malang: Kecil tapi sering terlewat, padahal perannya krusial. Ketika saklar bekerja dengan baik, dapat memberikan keamanan pengendara dan juga sesama pengguna jalan. Namun, ketika saklar mengalami gangguan atau tidak berfungsi, potensi risiko di jalan dapat meningkat.
Terutama saat pengendara membutuhkan respons cepat dalam kondisi tertentu, seperti saat bermanuver atau menghindari situasi darurat. Intensitas penggunaan yang tinggi serta posisi yang berada di area terbuka, saklar motor menjadi salah satu komponen yang rentan alami gangguan.
Kerusakannya tidak terjadi secara tiba-tiba, melainkan bertahap dan dipengaruhi oleh berbagai faktor, mulai dari kebiasaan penggunaan, kondisi lingkungan, hingga kurangnya perawatan.
Untuk meningkatkan kesadaran konsumen, PT Wahana Makmur Sejati (WMS) mengajak pengendara untuk memahami beberapa penyebab umum yang dapat membuat saklar motor mati atau tidak berfungsi dengan optimal.
Baca Juga:
Modal Rp180 Jutaan, Dapat Honda Brio Satya S CVT
1. Saklar Kotor dan Berdebu
Debu jalanan, pasir halus, serta sisa air hujan dapat masuk ke celah saklar dan menempel pada bagian kontak listrik di dalamnya. Pada tahap awal, kondisi ini ditandai dengan tombol yang terasa lebih keras atau kurang responsif saat ditekan. Apabila dibiarkan dalam jangka waktu lama, dapat menghambat aliran listrik dan menyebabkan saklar tidak berfungsi secara maksimal.
2. Komponen Internal Aus
Penggunaan sepeda motor secara rutin dalam jangka panjang dapat menyebabkan komponen di dalam saklar, seperti pegas, plat kontak, maupun bagian plastik kecil, mengalami penurunan kualitas.
3. Kontak Saklar Berkarat
Paparan air berlebih menjadi salah satu faktor utama terjadinya korosi. Motor yang sering digunakan saat hujan atau disimpan di area lembap memiliki risiko lebih besar mengalami karat. Korosi pada kontak listrik akan menghambat aliran arus, sehingga saklar tampak normal dari luar, tetapi tidak memberikan respons saat digunakan.
4. Masalah Kabel Kelistrikan
Gangguan pada saklar tidak selalu berasal dari unit saklar itu sendiri. Kabel yang putus, longgar, atau mengalami korsleting dapat menyebabkan fungsi saklar terganggu meskipun kondisinya masih baik.
Baca Juga:
Tips Menata Barang di Mobil agar Perjalanan Tetap Nyaman & Aman
5. Modifikasi Kelistrikan Tidak Sesuai Standar
Penggunaan saklar aftermarket tanpa perhitungan yang tepat dapat menyebabkan arus tegangan listrik menjadi tidak stabil, berisiko mempercepat kerusakan saklar serta berdampak pada komponen kelistrikan lainnya. Oleh karena itu, konsumen disarankan untuk berhati-hati dalam melakukan modifikasi.
“Saklar motor memiliki peran penting dalam menunjang keselamatan berkendara. Gangguan kecil pada saklar dapat berdampak besar di jalan. Karena itu, kami mengimbau konsumen untuk rutin melakukan pemeriksaan di bengkel resmi AHASS agar kondisi saklar dan sistem kelistrikan tetap terjaga sesuai standar,” ujar Technical Analyst PT Wahana Makmur Sejati, Wahyu Budhi, melalui keterangan resminya.
Terutama saat pengendara membutuhkan respons cepat dalam kondisi tertentu, seperti saat bermanuver atau menghindari situasi darurat. Intensitas penggunaan yang tinggi serta posisi yang berada di area terbuka, saklar motor menjadi salah satu komponen yang rentan alami gangguan.
Kerusakannya tidak terjadi secara tiba-tiba, melainkan bertahap dan dipengaruhi oleh berbagai faktor, mulai dari kebiasaan penggunaan, kondisi lingkungan, hingga kurangnya perawatan.
Untuk meningkatkan kesadaran konsumen, PT Wahana Makmur Sejati (WMS) mengajak pengendara untuk memahami beberapa penyebab umum yang dapat membuat saklar motor mati atau tidak berfungsi dengan optimal.
Contents
Baca Juga:
Modal Rp180 Jutaan, Dapat Honda Brio Satya S CVT
1. Saklar Kotor dan Berdebu
Debu jalanan, pasir halus, serta sisa air hujan dapat masuk ke celah saklar dan menempel pada bagian kontak listrik di dalamnya. Pada tahap awal, kondisi ini ditandai dengan tombol yang terasa lebih keras atau kurang responsif saat ditekan. Apabila dibiarkan dalam jangka waktu lama, dapat menghambat aliran listrik dan menyebabkan saklar tidak berfungsi secara maksimal.
2. Komponen Internal Aus
Penggunaan sepeda motor secara rutin dalam jangka panjang dapat menyebabkan komponen di dalam saklar, seperti pegas, plat kontak, maupun bagian plastik kecil, mengalami penurunan kualitas.
3. Kontak Saklar Berkarat
Paparan air berlebih menjadi salah satu faktor utama terjadinya korosi. Motor yang sering digunakan saat hujan atau disimpan di area lembap memiliki risiko lebih besar mengalami karat. Korosi pada kontak listrik akan menghambat aliran arus, sehingga saklar tampak normal dari luar, tetapi tidak memberikan respons saat digunakan.
4. Masalah Kabel Kelistrikan
Gangguan pada saklar tidak selalu berasal dari unit saklar itu sendiri. Kabel yang putus, longgar, atau mengalami korsleting dapat menyebabkan fungsi saklar terganggu meskipun kondisinya masih baik.
Baca Juga:
Tips Menata Barang di Mobil agar Perjalanan Tetap Nyaman & Aman
5. Modifikasi Kelistrikan Tidak Sesuai Standar
Penggunaan saklar aftermarket tanpa perhitungan yang tepat dapat menyebabkan arus tegangan listrik menjadi tidak stabil, berisiko mempercepat kerusakan saklar serta berdampak pada komponen kelistrikan lainnya. Oleh karena itu, konsumen disarankan untuk berhati-hati dalam melakukan modifikasi.
“Saklar motor memiliki peran penting dalam menunjang keselamatan berkendara. Gangguan kecil pada saklar dapat berdampak besar di jalan. Karena itu, kami mengimbau konsumen untuk rutin melakukan pemeriksaan di bengkel resmi AHASS agar kondisi saklar dan sistem kelistrikan tetap terjaga sesuai standar,” ujar Technical Analyst PT Wahana Makmur Sejati, Wahyu Budhi, melalui keterangan resminya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(UDA)
Berita Kesehatan Terkini Hari ini
Berita Kesehatan
bpjs kesehatan
kesehatan
poster kesehatan
cek bpjs kesehatan
call center bpjs kesehatan
edabu bpjs kesehatan
protokol kesehatan
dinas kesehatan
iuran bpjs kesehatan
kesehatan mental
cek bpjs kesehatan dengan nik
kondisi kesehatan mental
cara cek bpjs kesehatan
tes kesehatan mental
cara daftar bpjs kesehatan
menteri kesehatan
kantor bpjs kesehatan terdekat
daftar bpjs kesehatan online
asuransi kesehatan
alat kesehatan
kartu bpjs kesehatan
toko alat kesehatan terdekat
kementerian kesehatan
daftar bpjs kesehatan
cara cek bpjs kesehatan di hp
contoh poster kesehatan
bpjs kesehatan login
logo kesehatan
cek tagihan bpjs kesehatan
kesehatan masyarakat
kantor bpjs kesehatan
toko alat kesehatan
pusat kesehatan masyarakat
cek iuran bpjs kesehatan
makanan yang lezat namun dapat membahayakan kesehatan hukumnya adalah
login bpjs kesehatan
poster tentang kesehatan
gambar poster kesehatan
cara membuat bpjs kesehatan
bpjs kesehatan online
hari kesehatan nasional
cek bpjs kesehatan online
antrian online bpjs kesehatan
pcare bpjs kesehatan
kalung kesehatan
lpse kesehatan
hari kesehatan mental sedunia
pantun kesehatan
cara cek bpjs kesehatan aktif atau tidak
artikel tentang kesehatan
