
Berangkat dari semangat tersebut, lahirlah Pesta Timuran Jaksel, sebuah festival yang mempertemukan komunitas, musisi, kreator, hingga para penikmat musik Indonesia Timur dalam satu ruang perayaan budaya yang inklusif dan penuh kolaborasi.
Menariknya, festival ini tidak hanya menghadirkan musik yang saat ini tengah digandrungi seperti hip-hop acara dan lagu-lagu pesta khas Timur. Pesta Timuran Jaksel juga akan menampilkan ragam warna musik lain, mulai dari pop, jazz rock, hingga kolaborasi lintas budaya yang melibatkan musisi dan kolektif seni dari berbagai wilayah Indonesia Timur, bahkan komunitas diaspora Timur terbesar yang berbasis di Belanda.
Saat sesi doorstop interview, Medcom.id pun sempat menanyakan alasan promotor acara di balik keputusan kurasi lineup lintas genre tersebut di Pesta Timuran Jaksel 2026.
Founder Timuran Jaksel dan Pesta Timuran, Robby Neo, mengatakan bahwa festival ini dirancang untuk menghadirkan spektrum musik Timur secara utuh dalam satu panggung. Karena itu, proses kurasi penampil dilakukan dengan mempertimbangkan keberagaman genre, daerah asal, hingga kultur yang berkembang di Indonesia Timur.
“Kita pengen semua tentang musik Timur ini ada. Pertama kita ada Minang Timur, kenapa? Karena Minang Timur ini juga cukup membesarkan musik Timur. Jadi kita pilih Jacson Zeran dan Wita Sofi. Minang Timur ini juga harus diangkat, jadi ini bentuk kita, beragam budaya kita, Minang dan Timur ini bisa kolaborasi,” tutur Robby di Bajawa Kemang, Jakarta pada Jumat, 19 Juni 2026.
Contents
Hadirkan Kolaborasi Timur Jazz Rock
Salah satu program spesial yang akan menjadi sorotan adalah Timur Jazz Rock, sebuah pertunjukan yang terinspirasi dari semangat kolaborasi musik lintas daerah di Indonesia Timur.
Robby menjelaskan konsep tersebut berangkat dari proyek Ambon Jazz Rock yang pernah digagas mendiang Glenn Fredly bersama Barry Likumahuwa.
“Dulu sempat ada Ambon Jazz Rock yang cukup besar. Jadi dulu almarhum Bung Glenn sama Kaka Barry bikin Ambon Jazz Rock, tapi karena roots kita ini pengen Timur secara keseluruhan, kalau Timur itu nggak cuman Ambon tapi ada juga Papua, ada juga NTT. Jadi kita ingin ada semua unsur ini di Pesta Timuran Jaksel,” ujar Robby.
Melalui Timur Jazz Rock, sejumlah musisi dari berbagai daerah akan dipertemukan dalam satu panggung kolaboratif.
“Timur Jazz Rock adalah panggung kolaborasi dari Barry Likumahuwa dengan Teddy Adhitya yang perwakilan dari Ambon, terus ada Nowela dan Wizz Becker perwakilan dari Papua, dan Mario G. Klau yang perwakilan dari NTT. Jadi kita memang ngejahit ini jadi satu kesatuan di sini,” ungkapnya.
Hadirkan “Afgan-Afgan”-nya Timur
Selain musik pesta dan jazz rock, festival ini juga akan menghadirkan sisi lain musik Timur melalui program bertajuk Suara Timur.
Program tersebut akan menampilkan para penyanyi yang dikenal dengan lagu-lagu bertema cinta dan melankolis yang selama ini memiliki basis penggemar besar di Indonesia Timur.
“Nah, lalu ada Suara Timur. Itu adalah penyanyi-penyanyi galaunya-lah kita bilang, Afgan-nya Timur. Jadi ada Fresly Nikijuluw dan lain-lain. Mereka nyanyiin lagu Timur secara dengan skill suara olah vokal yang baik, mereka juga akan kolaborasi,” jelas Robby.
Gandeng Kolektif Timur Terbesar di Belanda
Tak hanya melibatkan musisi dari Indonesia, Pesta Timuran Jaksel juga akan menghadirkan Lagu Timur Session, komunitas musik Timur yang berbasis di Belanda dan dikenal luas melalui berbagai konten musik mereka di YouTube.
Menurut Robby, kehadiran komunitas tersebut menjadi salah satu momen spesial dalam festival tahun ini.
“Terus yang paling gong juga kita ajak kolaborasi komunitas Timur yang paling besar di Belanda. Jadi namanya Lagu Timur Session. Ini adalah anak Timur, mereka berdarah Timur,” terang Robby.
“Jadi Miguell Kaidel, dan teman-temannya itu mereka bikin video YouTube yang ditonton sama dunia sebenarnya. Lagu Timur Session ini dikenal dunia. Nah, mereka itu darah Belanda tapi stay-nya di Belanda, tapi mereka darahnya darah Timur semua. Nah, kita ajak mereka datang untuk perkenalkan lagi budaya Timur yang di sini dan mereka juga pasti akan ada orang sana akan melihat budaya ini secara luas gitu,” sambungnya.
Tak hanya musik, Pesta Timuran Jaksel juga menyiapkan berbagai program pendukung yang memperkuat nuansa komunitas dan budaya urban. Mulai dari kompetisi tari Spice Jam Dance Battle, pertunjukan Titik Kumpul, hingga penampilan komedian Arie Kriting sebagai pemandu acara.
Sementara bagi pencinta kuliner, area Rica-Rica Garden akan menghadirkan beragam sajian khas Indonesia Timur, mulai dari sirih pinang hingga papeda kuah kuning.
Bagi Sobat Medcom yang tertarik hadir, Pesta Timuran Jaksel akan berlangsung pada Sabtu, 4 Juli 2026 di CIBIS Park, Jakarta Selatan. Informasi lebih lanjut dan pembelian tiket dapat diakses melalui pestatimuran.com.
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda
(ELG)
Berita Kesehatan Terkini Hari ini
Berita Kesehatan
bpjs kesehatan
kesehatan
poster kesehatan
cek bpjs kesehatan
call center bpjs kesehatan
edabu bpjs kesehatan
protokol kesehatan
dinas kesehatan
iuran bpjs kesehatan
kesehatan mental
cek bpjs kesehatan dengan nik
kondisi kesehatan mental
cara cek bpjs kesehatan
tes kesehatan mental
cara daftar bpjs kesehatan
menteri kesehatan
kantor bpjs kesehatan terdekat
daftar bpjs kesehatan online
asuransi kesehatan
alat kesehatan
kartu bpjs kesehatan
toko alat kesehatan terdekat
kementerian kesehatan
daftar bpjs kesehatan
cara cek bpjs kesehatan di hp
contoh poster kesehatan
bpjs kesehatan login
logo kesehatan
cek tagihan bpjs kesehatan
kesehatan masyarakat
kantor bpjs kesehatan
toko alat kesehatan
pusat kesehatan masyarakat
cek iuran bpjs kesehatan
makanan yang lezat namun dapat membahayakan kesehatan hukumnya adalah
login bpjs kesehatan
poster tentang kesehatan
gambar poster kesehatan
cara membuat bpjs kesehatan
bpjs kesehatan online
hari kesehatan nasional
cek bpjs kesehatan online
antrian online bpjs kesehatan
pcare bpjs kesehatan
kalung kesehatan
lpse kesehatan
hari kesehatan mental sedunia
pantun kesehatan
cara cek bpjs kesehatan aktif atau tidak
artikel tentang kesehatan

