Dalam kondisi tersebut, penguatan produktivitas, kualitas sumber daya manusia, dan kepastian investasi menjadi faktor penting untuk menjaga pertumbuhan ekonomi jangka panjang.
Kenaikan suku bunga di negara-negara maju berpotensi mendorong arus modal keluar dari negara berkembang, termasuk Indonesia.
“Secara keseluruhan tingkat suku bunga negara-negara maju naik. Artinya ada tekanan di pasar keuangan Indonesia karena modal cenderung mengalir ke negara yang menawarkan tingkat suku bunga lebih tinggi,” ujar Denni Puspa Purbasari, Chief Economist Indonesian Business Council dalam wawancara dengan Tim Medcom.id di Kantor IBC Sequis Center, Jakarta, Jum’at (19/06/26).
Menurutnya, pertumbuhan ekonomi berkelanjutan sangat ditentukan oleh produktivitas, yang didukung kualitas modal, tenaga kerja, teknologi, dan efisiensi produksi.
“Yang bisa meningkatkan pertumbuhan output dalam jangka panjang adalah produktivitas, baik dari modal, tenaga kerja, maupun teknologi dan efisiensi produksinya,” katanya.
Selain itu, kepastian hukum, transparansi, serta kolaborasi sektor publik dan swasta, juga diperlukan untuk memperkuat daya saing ekonomi nasional.
Contents
Kesenjangan pertumbuhan dan realitas masyarakat
Denni menilai masih terdapat kesenjangan, antara pertumbuhan ekonomi nasional dan kondisi yang dirasakan masyarakat. Hal itu terlihat dari pertumbuhan konsumsi rumah tangga, yang lebih tinggi dibanding kenaikan upah riil pekerja.
“Saya juga mengamati adanya gap ini. Jika konsumsi tumbuh jauh lebih tinggi dibandingkan kenaikan daya beli pekerja, berarti ada kelompok tertentu yang pertumbuhannya jauh lebih tinggi dari rata-rata,” jelasnya.
Ia juga menyoroti laporan Bank Dunia yang menunjukkan penurunan upah riil pekerja berketerampilan menengah dan tinggi, serta menyusutnya kelompok kelas menengah dalam beberapa tahun terakhir.
.jpg)
(Denni Puspa Purbasari, Chief Economist Indonesian Business Council. Foto: Dok. Medcom.id/Secillia Nur Hafifah)
Menurutnya, pertumbuhan ekonomi belum sepenuhnya menghasilkan pekerjaan, yang produktif dan berpenghasilan tinggi.
IBC memperkenalkan konsep 3C, yaitu Certainty, Capability, dan Capital sebagai fondasi pertumbuhan ekonomi berkelanjutan.
“Pertumbuhan ekonomi membutuhkan modal. Modal akan datang apabila terdapat kepastian, serta kemampuan dari manusia dan perusahaan yang ada di dalamnya,” ujar Denni.
Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga ketahanan energi di tengah risiko geopolitik global.
Konflik di Timur Tengah, menurutnya, sempat meningkatkan biaya operasional perusahaan, terutama sektor petrokimia yang bergantung pada minyak sebagai bahan baku.
“Perusahaan petrokimia menjadi salah satu sektor yang paling terdampak, karena minyak bukan hanya digunakan sebagai bahan bakar, tetapi juga sebagai bahan baku produksi,” katanya.
Untuk mengurangi ketergantungan pada minyak, Denni mengusulkan pembangunan Strategic Petroleum Reserve (SPR), percepatan penggunaan energi terbarukan, serta penguatan konservasi energi.
“Kita perlu membangun cadangan strategis energi, melakukan konversi ke energi terbarukan, dan menerapkan konservasi agar ketahanan energi nasional semakin kuat,” ujarnya.
Generasi muda harus adaptif
Menutup pemaparannya, Denni menekankan pentingnya kemampuan beradaptasi di tengah perubahan teknologi, ekonomi hijau, dan perkembangan kecerdasan buatan (AI).
“Skill yang dibutuhkan adalah kemampuan beradaptasi, kemampuan mengelola diri, dan kemampuan untuk terus belajar sepanjang hidup,” kata Denni.
Ia menilai keterampilan digital, pemahaman ekonomi hijau, serta kemampuan yang berpusat pada manusia akan semakin dibutuhkan di masa depan.
Menurutnya, disiplin, ketahanan mental, dan kemauan untuk terus belajar menjadi modal utama, agar tetap relevan di tengah perubahan zaman.
Secillia Nur Hafifah
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda
(TIN)
Berita Kesehatan Terkini Hari ini
Berita Kesehatan
bpjs kesehatan
kesehatan
poster kesehatan
cek bpjs kesehatan
call center bpjs kesehatan
edabu bpjs kesehatan
protokol kesehatan
dinas kesehatan
iuran bpjs kesehatan
kesehatan mental
cek bpjs kesehatan dengan nik
kondisi kesehatan mental
cara cek bpjs kesehatan
tes kesehatan mental
cara daftar bpjs kesehatan
menteri kesehatan
kantor bpjs kesehatan terdekat
daftar bpjs kesehatan online
asuransi kesehatan
alat kesehatan
kartu bpjs kesehatan
toko alat kesehatan terdekat
kementerian kesehatan
daftar bpjs kesehatan
cara cek bpjs kesehatan di hp
contoh poster kesehatan
bpjs kesehatan login
logo kesehatan
cek tagihan bpjs kesehatan
kesehatan masyarakat
kantor bpjs kesehatan
toko alat kesehatan
pusat kesehatan masyarakat
cek iuran bpjs kesehatan
makanan yang lezat namun dapat membahayakan kesehatan hukumnya adalah
login bpjs kesehatan
poster tentang kesehatan
gambar poster kesehatan
cara membuat bpjs kesehatan
bpjs kesehatan online
hari kesehatan nasional
cek bpjs kesehatan online
antrian online bpjs kesehatan
pcare bpjs kesehatan
kalung kesehatan
lpse kesehatan
hari kesehatan mental sedunia
pantun kesehatan
cara cek bpjs kesehatan aktif atau tidak
artikel tentang kesehatan

