
Langkah digitalisasi ini membuka gerbang akses yang luas bagi masyarakat, khususnya generasi muda, untuk menikmati buku tanpa harus repot pergi ke perpustakaan fisik. Meski kemudahan akses sudah di depan mata, penyediaan infrastruktur ini harus dibarengi dengan aksi sosialisasi yang masif agar tidak sekadar menjadi pajangan digital.
“Pemanfaatan secara maksimal sumber daya literasi yang ada harus segera direalisasikan dan mampu ikut mendorong minat baca masyarakat,” kata Wakil Ketua MPR RI Lestari Moerdijat dalam keterangan tertulisnya, Sabtu, 4 Juli 2026.
Contents
Data Akses Meroket, Bukti Minat Baca Itu Ada
Fakta di lapangan menunjukkan bahwa minat baca secara digital punya potensi luar biasa. Berdasarkan data Kemendikdasmen per 30 Juni 2026, laman SIBI telah diserbu oleh lebih dari 8,8 juta pengunjung. Enggak main-main, total buku digital yang dibaca menembus angka 13,7 juta kali dengan jumlah unduhan di atas 2,6 juta kali.
Saat ini, platform tersebut telah menyediakan 1.842 judul buku. Katalognya pun sangat beragam, mulai dari cerita bergambar anak-anak hingga buku pelajaran wajib untuk siswa SD, SMP, dan SMA.
Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kemendikdasmen, Suharti, menegaskan, integrasi dua sistem ini memang dirancang khusus agar jarak tak lagi jadi kambing hitam dalam mengejar literasi.
Jangan Lupakan Daerah 3T dan Infrastruktur Internet
Meski angka kunjungannya fantastis, Rerie, sapaan akrab Lestari Moerdijat, mengingatkan agar edukasi tentang cara mengakses platform terus digencarkan. Target utamanya adalah masyarakat di wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T) yang selama ini paling haus akan suplai bahan bacaan berkualitas.
Anggota Komisi X DPR RI ini juga menyoroti pentingnya konsistensi dalam menyulap perpustakaan digital menjadi pusat inovasi yang relevan dengan gaya hidup lintas generasi. Namun, semua itu hanya akan menjadi wacana jika tidak ditopang oleh tulang punggung utamanya: internet. Rerie menegaskan bahwa penyediaan jaringan internet yang memadai di seluruh pelosok Indonesia adalah syarat mutlak yang tidak bisa ditawar.
Integrasi sistem perbukuan ini diharapkan mampu menjadi senjata utama dalam mendobrak darurat literasi sekaligus meratakan kualitas pendidikan nasional. “Dukungan dari berbagai pihak, termasuk kolaborasi antara pemerintah, swasta, dan masyarakat, sangat krusial untuk mewujudkan generasi penerus bangsa yang cerdas dan berdaya saing di masa depan,” pungkas Rerie.
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda
(CEU)
Berita Kesehatan Terkini Hari ini
Berita Kesehatan
bpjs kesehatan
kesehatan
poster kesehatan
cek bpjs kesehatan
call center bpjs kesehatan
edabu bpjs kesehatan
protokol kesehatan
dinas kesehatan
iuran bpjs kesehatan
kesehatan mental
cek bpjs kesehatan dengan nik
kondisi kesehatan mental
cara cek bpjs kesehatan
tes kesehatan mental
cara daftar bpjs kesehatan
menteri kesehatan
kantor bpjs kesehatan terdekat
daftar bpjs kesehatan online
asuransi kesehatan
alat kesehatan
kartu bpjs kesehatan
toko alat kesehatan terdekat
kementerian kesehatan
daftar bpjs kesehatan
cara cek bpjs kesehatan di hp
contoh poster kesehatan
bpjs kesehatan login
logo kesehatan
cek tagihan bpjs kesehatan
kesehatan masyarakat
kantor bpjs kesehatan
toko alat kesehatan
pusat kesehatan masyarakat
cek iuran bpjs kesehatan
makanan yang lezat namun dapat membahayakan kesehatan hukumnya adalah
login bpjs kesehatan
poster tentang kesehatan
gambar poster kesehatan
cara membuat bpjs kesehatan
bpjs kesehatan online
hari kesehatan nasional
cek bpjs kesehatan online
antrian online bpjs kesehatan
pcare bpjs kesehatan
kalung kesehatan
lpse kesehatan
hari kesehatan mental sedunia
pantun kesehatan
cara cek bpjs kesehatan aktif atau tidak
artikel tentang kesehatan

