
Di tengah situasi jenuh ini, lari ke hutan ternyata bukan sekadar pelarian sesaat, melainkan bentuk terapi kesehatan yang terbukti secara ilmiah. Guru Besar IPB University, Prof. Siti Badriyah Rushayati, membedah fungsi hutan yang melampaui batas tradisionalnya sebagai penyerap karbon. Menurutnya, kawasan hijau ini menyumbang manfaat langsung bagi fisik dan mental manusia lewat metode healing forest atau terapi hutan.
Contents
Keajaiban Phytoncide: Dari Usir Stres hingga Lawan Kanker
Bukan sekadar sugesti, ketenangan yang didapat saat masuk ke hutan memiliki penjelasan medis. Siti menyebut jasa lingkungan hutan sangat krusial dalam mendongkrak pertahanan tubuh manusia.
“Paparan udara hutan dapat meningkatkan aktivitas natural killer cells yang berperan melawan infeksi dan sel kanker. Selain itu, terapi hutan juga terbukti mampu menurunkan tingkat stres dan meningkatkan kesehatan mental,” ungkap Prof. Siti dalam Orasi Ilmiah Guru Besar IPB University, dikutip Minggu, 5 Juli 2026.
Rahasia di balik terapi ini adalah senyawa phytoncide, sebuah zat volatil alami yang dilepaskan tumbuhan untuk melindungi diri dari ancaman serangga atau tekanan lingkungan. Hebatnya, senyawa pertahanan pohon ini menjadi “obat” yang mujarab bagi manusia.
“Phytoncide memiliki sifat antioksidan yang dapat melindungi sel tubuh dari kerusakan akibat radikal bebas. Paparan senyawa ini secara teratur juga dapat membantu menurunkan tekanan darah, mengurangi stres, dan meningkatkan kesejahteraan mental,” jelasnya.
Syarat Wajib Terapi Hutan
Meski berkhasiat tinggi, healing forest tidak bisa dilakukan di sembarang lahan yang ada pohonnya. Siti mengingatkan bahwa lokasi terapi mensyaratkan kriteria ketat, yakni bebas polusi suara, udara bersih, medan yang aman, dan vibes yang mendamaikan.
“Dalam healing forest, seluruh panca indera harus dapat menyatu dengan alam. Jika tingkat kebisingan terlalu tinggi, proses relaksasi tidak akan berjalan optimal,” katanya.
Potensi healing ini ternyata turut membuka peluang green economy melalui ekowisata. Praktik ini sudah mulai berjalan di Taman Hutan Raya (Tahura) Ir. H. Djuanda, yang mengemas healing forest menjadi paket wisata lengkap dengan jalur khusus dan pemandu tersertifikasi.
“Ini bisa menjadi sumber ekonomi baru sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga hutan,” ujarnya.
Pada akhirnya, menata keseimbangan antara pembangunan kota dan kelestarian alam adalah kunci. Menghadapi krisis iklim global menuntut restorasi ekosistem yang serius dan kolaborasi multi-pihak.
“Ketahanan iklim, ketahanan ekosistem, dan kesehatan masyarakat hanya dapat tercapai apabila pembangunan berjalan selaras dengan fungsi jasa lingkungan hutan,” pungkasnya.
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda
(CEU)
Berita Kesehatan Terkini Hari ini
Berita Kesehatan
bpjs kesehatan
kesehatan
poster kesehatan
cek bpjs kesehatan
call center bpjs kesehatan
edabu bpjs kesehatan
protokol kesehatan
dinas kesehatan
iuran bpjs kesehatan
kesehatan mental
cek bpjs kesehatan dengan nik
kondisi kesehatan mental
cara cek bpjs kesehatan
tes kesehatan mental
cara daftar bpjs kesehatan
menteri kesehatan
kantor bpjs kesehatan terdekat
daftar bpjs kesehatan online
asuransi kesehatan
alat kesehatan
kartu bpjs kesehatan
toko alat kesehatan terdekat
kementerian kesehatan
daftar bpjs kesehatan
cara cek bpjs kesehatan di hp
contoh poster kesehatan
bpjs kesehatan login
logo kesehatan
cek tagihan bpjs kesehatan
kesehatan masyarakat
kantor bpjs kesehatan
toko alat kesehatan
pusat kesehatan masyarakat
cek iuran bpjs kesehatan
makanan yang lezat namun dapat membahayakan kesehatan hukumnya adalah
login bpjs kesehatan
poster tentang kesehatan
gambar poster kesehatan
cara membuat bpjs kesehatan
bpjs kesehatan online
hari kesehatan nasional
cek bpjs kesehatan online
antrian online bpjs kesehatan
pcare bpjs kesehatan
kalung kesehatan
lpse kesehatan
hari kesehatan mental sedunia
pantun kesehatan
cara cek bpjs kesehatan aktif atau tidak
artikel tentang kesehatan

