
Amanda menegaskan kedatangannya ke kepolisian tidak lagi sebatas untuk berkonsultasi. Dia melaporkan dugaan penggelapan uang tersebut apabila seluruh bukti dan persyaratan yang diperlukan telah dinyatakan mencukupi.
“Kami langsung melaporkan ya,” tegas Amanda.
Meski demikian, tim kuasa hukum masih memastikan kelengkapan seluruh dokumen agar laporan yang dibuat memiliki bukti pendukung yang kuat. Jika masih terdapat data yang dibutuhkan penyidik, pihak Amanda akan melengkapinya terlebih dahulu.
“Nanti kalau misalnya memang datanya, bukti yang sudah kita kumpulkan memang sudah lengkap dan memang bisa dibuat laporan hari ini, ya insya Allah akan dibuat laporan hari ini. Tapi kalau misalnya memang ada yang harus dilengkapi lagi terkait audit, ya mungkin kita lengkapi lagi,” jelas Sandy.
Selain hasil audit, Amanda mengaku membawa sejumlah dokumen lain untuk diserahkan kepada pihak kepolisian. Seluruh bukti tersebut diharapkan dapat membantu penyidik dalam menelusuri dugaan penggelapan uang yang dilaporkannya.
“Banyak sih sebenarnya yang kita bawa. Jadi kita datang ke sini juga kita langsung kasih nanti sama penyidik. Kita juga hari ini kita langsung melaporkan ya,” kata Amanda.
Persoalan antara Amanda dan mantan karyawannya sebenarnya telah diketahui sejak beberapa waktu lalu. Namun, Amanda memilih menunda langkah hukum karena saat itu sedang mempersiapkan pernikahannya pada Oktober 2025 dan kemudian menjalani masa kehamilan.
Setelah melahirkan anak pertamanya pada 6 Juni 2026, Amanda merasa sudah siap untuk menghadapi persoalan tersebut. Dia kemudian melanjutkan proses yang sebelumnya telah dikonsultasikan kepada kepolisian.
Dalam konsultasi awal, terdapat beberapa persoalan yang disampaikan pihak Amanda. Selain dugaan penggelapan dana perusahaan, timnya juga menemukan indikasi pemalsuan tanda tangan pada sejumlah dokumen kerja sama serta persoalan dugaan pencemaran nama baik.
Namun, dugaan penggelapan uang menjadi salah satu perkara yang kini diprioritaskan untuk dibawa ke jalur hukum. Amanda disebut mengalami kerugian sekitar Rp3 miliar berdasarkan temuan yang diperoleh dari proses audit internal.
Amanda juga menegaskan tidak ingin menyelesaikan persoalan dengan mantan karyawannya melalui jalur damai. Dia menilai proses hukum diperlukan untuk memberikan efek jera sekaligus menjadi pembelajaran bagi pihak lain agar kejadian serupa tidak kembali terulang.
“Ah, capek jadi orang baik ah. Sekali-kali kita harus memberikan efek jera ya supaya di luar-luar sana juga mungkin sebagai public figure yang mungkin merasa atau punya pengalaman yang sama, sepertinya ini adalah jalan yang terbaik melalui kuasa hukum ya,” kata Amanda.
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda
(ELG)
Berita Kesehatan Terkini Hari ini
Berita Kesehatan
bpjs kesehatan
kesehatan
poster kesehatan
cek bpjs kesehatan
call center bpjs kesehatan
edabu bpjs kesehatan
protokol kesehatan
dinas kesehatan
iuran bpjs kesehatan
kesehatan mental
cek bpjs kesehatan dengan nik
kondisi kesehatan mental
cara cek bpjs kesehatan
tes kesehatan mental
cara daftar bpjs kesehatan
menteri kesehatan
kantor bpjs kesehatan terdekat
daftar bpjs kesehatan online
asuransi kesehatan
alat kesehatan
kartu bpjs kesehatan
toko alat kesehatan terdekat
kementerian kesehatan
daftar bpjs kesehatan
cara cek bpjs kesehatan di hp
contoh poster kesehatan
bpjs kesehatan login
logo kesehatan
cek tagihan bpjs kesehatan
kesehatan masyarakat
kantor bpjs kesehatan
toko alat kesehatan
pusat kesehatan masyarakat
cek iuran bpjs kesehatan
makanan yang lezat namun dapat membahayakan kesehatan hukumnya adalah
login bpjs kesehatan
poster tentang kesehatan
gambar poster kesehatan
cara membuat bpjs kesehatan
bpjs kesehatan online
hari kesehatan nasional
cek bpjs kesehatan online
antrian online bpjs kesehatan
pcare bpjs kesehatan
kalung kesehatan
lpse kesehatan
hari kesehatan mental sedunia
pantun kesehatan
cara cek bpjs kesehatan aktif atau tidak
artikel tentang kesehatan

