Aturan tersebut menegaskan kewajiban perusahaan asuransi untuk memenuhi tiga aspek utama, yakni kapabilitas medis yang memadai, dukungan digital berbasis data, serta keberadaan Dewan Penasehat Medis yang independen dan kompeten.
Menanggapi kebijakan ini, PT Administrasi Medika (AdMedika) menegaskan komitmennya dalam memperkuat clinical governance, melalui penguatan fungsi Medical Advisory Board (MAB) berbasis data analytics.
Sebagai perusahaan Third Party Administrator (TPA) dengan jaringan luas di Indonesia, AdMedika memiliki pengalaman dalam pengelolaan klaim kesehatan yang terintegrasi dengan sistem teknologi.
Penguatan MAB dilakukan untuk memastikan aspek kapabilitas medis berjalan optimal. Tim ini didukung oleh tenaga medis, termasuk Medical Advisor dan Utilization Review Team, yang bertugas melakukan analisis biaya serta evaluasi kesesuaian layanan agar tetap efektif dan efisien.
Di sisi digital, proses peninjauan klaim telah terintegrasi dengan sistem data analytics, real-time dashboard, hingga analisis transaksi berbasis kecerdasan buatan (AI). Sistem ini memungkinkan identifikasi pola klaim, tren penggunaan layanan, hingga potensi ketidaksesuaian secara lebih cepat dan akurat.
Dalam memperkuat tata kelola klinis, AdMedika menggandeng sejumlah pakar, di antaranya Agus Purwadianto sebagai pembina etikolegal, serta Agus Yunianto sebagai ketua MAB. Tim ini terdiri dari berbagai disiplin ilmu kedokteran untuk memastikan setiap rekomendasi medis berbasis pada standar etik dan keilmuan.
Langkah ini juga ditandai dengan kerja sama MAB bersama 13 perusahaan asuransi mitra, seperti Generali Indonesia, AIA Financial, hingga AXA Mandiri Financial Services. Kolaborasi ini diharapkan dapat menciptakan ekosistem layanan kesehatan yang lebih terintegrasi, transparan, dan berkelanjutan.
CEO AdMedika, Dian Prambini, mengatakan bahwa pemanfaatan data analytics menjadi kunci dalam meningkatkan kualitas pengambilan keputusan medis.
“Dengan dukungan data analytics, Medical Advisory Board dapat melakukan evaluasi dan pengambilan keputusan medis secara lebih objektif, akurat, dan responsif. Pendekatan ini memastikan keseimbangan antara kualitas layanan dan prinsip kehati-hatian dalam pengelolaan biaya kesehatan,” ujar Dian dalam keterangan pers.
Melalui penguatan ini, AdMedika optimistis implementasi MAB berbasis data tidak hanya mendukung regulasi, tetapi juga memastikan keputusan medis lebih tepat, transparan, serta sesuai dengan kebutuhan klinis peserta.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(FIR)
Berita Kesehatan Terkini Hari ini
Berita Kesehatan
bpjs kesehatan
kesehatan
poster kesehatan
cek bpjs kesehatan
call center bpjs kesehatan
edabu bpjs kesehatan
protokol kesehatan
dinas kesehatan
iuran bpjs kesehatan
kesehatan mental
cek bpjs kesehatan dengan nik
kondisi kesehatan mental
cara cek bpjs kesehatan
tes kesehatan mental
cara daftar bpjs kesehatan
menteri kesehatan
kantor bpjs kesehatan terdekat
daftar bpjs kesehatan online
asuransi kesehatan
alat kesehatan
kartu bpjs kesehatan
toko alat kesehatan terdekat
kementerian kesehatan
daftar bpjs kesehatan
cara cek bpjs kesehatan di hp
contoh poster kesehatan
bpjs kesehatan login
logo kesehatan
cek tagihan bpjs kesehatan
kesehatan masyarakat
kantor bpjs kesehatan
toko alat kesehatan
pusat kesehatan masyarakat
cek iuran bpjs kesehatan
makanan yang lezat namun dapat membahayakan kesehatan hukumnya adalah
login bpjs kesehatan
poster tentang kesehatan
gambar poster kesehatan
cara membuat bpjs kesehatan
bpjs kesehatan online
hari kesehatan nasional
cek bpjs kesehatan online
antrian online bpjs kesehatan
pcare bpjs kesehatan
kalung kesehatan
lpse kesehatan
hari kesehatan mental sedunia
pantun kesehatan
cara cek bpjs kesehatan aktif atau tidak
artikel tentang kesehatan
