
Jambi: Sejumlah desa di wilayah Kabupaten Kerinci dan Kota Sungai Penuh, Jambi, masih terendam banjir dengan ketinggian air lebih 50 cm atau di atas lutut orang dewasa serta ratusan Kepala Keluarga (KK) mengungsi di tempat yang lebih aman.
Data yang diperoleh dari Kepolisian setempat bahwa salah satu tempat yang dijadikan lokasi pengungsian adalah bekas gedung DPRD Kota Sungai Penuh, di mana saat ini sekitar 600 warga yang mengungsi ke tempat itu.
“Kepolisian Jambi dari Polda dan Polres setempat juga telah mengirimkan personel tambahan untuk membantu melakukan penanganan terhadap korban banjir di Kabupaten Kerinci dan Kota Sungai Penuh,” kata Paur Penum Subbid Penmas Bidhumas Polda Jambi, Ipda Alamsyah Amir, Kamis, 4 Januari 2024.
Personel tambahan yang dikirimkan terdiri dari satu regu atau terdiri atas sembilan orang dari Direktorat Samapta, satu pleton (22 orang) dari Satuan Brimob, dan satu regu (13 orang) dari Direktorat Polairud.
“Personel yang dikirim ke Kerinci dan Sungai Penuh dipimpin langsung Direktur Samapta Polda Jambi Kombes Wong Niti,” jelas Alamsyah.
Personel yang dikirimkan juga dilengkapi dengan sejumlah peralatan, salah satunya perahu karet untuk mengevakuasi warga kemudian Satuan Brimob Polda Jambi juga telah mendirikan dapur umum di Desa Koto Panap, Tanah Kampung, Kota Sungai Penuh.
Sebelumnya personel Brimob dari Kompi 3 Batalyon B Pelopor juga telah diterjunkan untuk membantu mengevakuasi korban banjir di Kabupaten Kerinci dan Kota Sungai Penuh.
Sementara berdasarkan data banjir di Kabupaten Kerinci terjadi di sembilan kecamatan dan 45 desa, dengan rumah yang terendam berjumlah 2.412 unit dan selain itu ada tujuh masjid, puskesmas dan kantor kecamatan serta 14 fasilitas pendidikan juga terdampak banjir di Kabupaten Kerinci.
Selain itu banjir juga menyebabkan jembatan penghubung Kabupaten Kerinci dan Kabupaten Merangin, tepatnya di Desa Tamiai, mengalami kerusakan. Kemudian di Kota Sungai Penuh, banjir terjadi di 32 desa dalam 6 kecamatan, dengan rumah yang terendam berjumlah 6.262 unit.
Selain ribuan rumah, banjir di Kota Sungai Penuh juga merendam Puskesmas Rawang dan Puskesmas Tanjung. Selain itu ada 20 masjid dan 39 fasilitas pendidikan di Kota Sungai Penuh juga ikut terendam banjir.
Data yang diperoleh dari Kepolisian setempat bahwa salah satu tempat yang dijadikan lokasi pengungsian adalah bekas gedung DPRD Kota Sungai Penuh, di mana saat ini sekitar 600 warga yang mengungsi ke tempat itu.
“Kepolisian Jambi dari Polda dan Polres setempat juga telah mengirimkan personel tambahan untuk membantu melakukan penanganan terhadap korban banjir di Kabupaten Kerinci dan Kota Sungai Penuh,” kata Paur Penum Subbid Penmas Bidhumas Polda Jambi, Ipda Alamsyah Amir, Kamis, 4 Januari 2024.
Personel tambahan yang dikirimkan terdiri dari satu regu atau terdiri atas sembilan orang dari Direktorat Samapta, satu pleton (22 orang) dari Satuan Brimob, dan satu regu (13 orang) dari Direktorat Polairud.
“Personel yang dikirim ke Kerinci dan Sungai Penuh dipimpin langsung Direktur Samapta Polda Jambi Kombes Wong Niti,” jelas Alamsyah.
Personel yang dikirimkan juga dilengkapi dengan sejumlah peralatan, salah satunya perahu karet untuk mengevakuasi warga kemudian Satuan Brimob Polda Jambi juga telah mendirikan dapur umum di Desa Koto Panap, Tanah Kampung, Kota Sungai Penuh.
Sebelumnya personel Brimob dari Kompi 3 Batalyon B Pelopor juga telah diterjunkan untuk membantu mengevakuasi korban banjir di Kabupaten Kerinci dan Kota Sungai Penuh.
Sementara berdasarkan data banjir di Kabupaten Kerinci terjadi di sembilan kecamatan dan 45 desa, dengan rumah yang terendam berjumlah 2.412 unit dan selain itu ada tujuh masjid, puskesmas dan kantor kecamatan serta 14 fasilitas pendidikan juga terdampak banjir di Kabupaten Kerinci.
Selain itu banjir juga menyebabkan jembatan penghubung Kabupaten Kerinci dan Kabupaten Merangin, tepatnya di Desa Tamiai, mengalami kerusakan. Kemudian di Kota Sungai Penuh, banjir terjadi di 32 desa dalam 6 kecamatan, dengan rumah yang terendam berjumlah 6.262 unit.
Selain ribuan rumah, banjir di Kota Sungai Penuh juga merendam Puskesmas Rawang dan Puskesmas Tanjung. Selain itu ada 20 masjid dan 39 fasilitas pendidikan di Kota Sungai Penuh juga ikut terendam banjir.
Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow akun google news Medcom.id
(DEN)
Berita Kesehatan Terkini Hari ini
Berita Kesehatan
bpjs kesehatan
kesehatan
poster kesehatan
cek bpjs kesehatan
call center bpjs kesehatan
edabu bpjs kesehatan
protokol kesehatan
dinas kesehatan
iuran bpjs kesehatan
kesehatan mental
cek bpjs kesehatan dengan nik
kondisi kesehatan mental
cara cek bpjs kesehatan
tes kesehatan mental
cara daftar bpjs kesehatan
menteri kesehatan
kantor bpjs kesehatan terdekat
daftar bpjs kesehatan online
asuransi kesehatan
alat kesehatan
kartu bpjs kesehatan
toko alat kesehatan terdekat
kementerian kesehatan
daftar bpjs kesehatan
cara cek bpjs kesehatan di hp
contoh poster kesehatan
bpjs kesehatan login
logo kesehatan
cek tagihan bpjs kesehatan
kesehatan masyarakat
kantor bpjs kesehatan
toko alat kesehatan
pusat kesehatan masyarakat
cek iuran bpjs kesehatan
makanan yang lezat namun dapat membahayakan kesehatan hukumnya adalah
login bpjs kesehatan
poster tentang kesehatan
gambar poster kesehatan
cara membuat bpjs kesehatan
bpjs kesehatan online
hari kesehatan nasional
cek bpjs kesehatan online
antrian online bpjs kesehatan
pcare bpjs kesehatan
kalung kesehatan
lpse kesehatan
hari kesehatan mental sedunia
pantun kesehatan
cara cek bpjs kesehatan aktif atau tidak
artikel tentang kesehatan

