
Jakarta: Guru besar hukum tata negara Danny Indraana mengungkapkan motivasinya menulis artikel tentang keterlibatan Presiden Joko Widodo (Jokowi) dalam urusan pemilihan presiden (Pilpres) 2024. Danny mengklaim bahwa upaya ini untuk mempertahankan nilai-nilai demokrasi.
“Untuk mengamankan Pilpres 2024 kebebasan dan keadilan dari ranah ketatanegaraan karena ketatanegaraan mengajarkan pemilu yang jujur dan adil,” kata Danny dalam diskusi virtual Cross check Medcom.id Bertajuk “Untuk IKN, Jokowi Mau 2 Calon Presiden Tanpa Anies?” Minggu, 30 April 2023.
Danny mengatakan Komisi Pemilihan Umum (KPU), Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) dan Dewan Etik Penyelenggara Pemilu (DKPP) adalah wasit pemilu. Dikatakan, selain mengatur pesta demokrasi, presiden juga berperan sebagai wasit.
Apa pendapat Anda tentang artikel ini?
“Pada dasarnya wasit tidak netral, di satu sisi memberikan (tendangan) penalti kepada Ganjar (Pranowo) untuk menang dan di sisi lain memberikan kartu merah kepada Anies (Baswedan) padahal tidak ada pelanggaran,” ujarnya.
Danny menekankan wasit dalam pertandingan harus adil. Masyarakat, penonton lomba, diajak untuk cerdas dan tidak terkecoh.
“Setiap orang berhak mendukung dan memilih, tapi jangan menggunakan pengaruh dan kewenangannya untuk mendukung calon presiden,” tegasnya.
Danny membuat poin yang dibahas secara luas dalam artikelnya. Yakni, upaya pengambilalihan Partai Demokrat melalui langkah politik yang dilakukan Kepala Staf Mordoko.
“Presiden mengizinkan, dan itu menurut saya sangat mengganggu demokrasi partai,” ujarnya.
Kelalaian itu bisa membuat pemilu tidak sehat, kata Danny. Pasalnya, Kepala Staf Presiden (KSP) Moeldoko saat ini sedang mengajukan Peninjauan Kembali (PK) untuk mengambil alih Partai Demokrat.
“Kalau (Moeldoko) menang, Demokrat diambil alih dan tidak bisa mendukung Anies,” jelasnya.
Sebelumnya, Denny pernah menerbitkan artikel berjudul “Bagaimana Jokowi Dukung Ganjar, Pertahankan Prabowo, Tolak Anies”. Ia mengunggah artikel ini dari laman Integritylawfirm.com pada Senin, 24 April 2023.
Artikel tersebut memuat analisis Danny tentang langkah Jokowi menggagalkan Anis di Pilpres 2024, dengan membuat 10 poin mulai dari melontarkan opsi penundaan pilkada hingga kerap menipu publik.
menonton diskusi Cross check Medcom.id Berjudul “Untuk IKN, Jokowi Mau 2 Calon Presiden Tanpa Anies?” di sini.
Jangan lupa untuk mengikuti memperbarui dan berita lainnya mengikuti akun berita Google medcom.id
(ABK)
Berita Kesehatan Terkini Hari ini
Berita Kesehatan
bpjs kesehatan
kesehatan
poster kesehatan
cek bpjs kesehatan
call center bpjs kesehatan
edabu bpjs kesehatan
protokol kesehatan
dinas kesehatan
iuran bpjs kesehatan
kesehatan mental
cek bpjs kesehatan dengan nik
kondisi kesehatan mental
cara cek bpjs kesehatan
tes kesehatan mental
cara daftar bpjs kesehatan
menteri kesehatan
kantor bpjs kesehatan terdekat
daftar bpjs kesehatan online
asuransi kesehatan
alat kesehatan
kartu bpjs kesehatan
toko alat kesehatan terdekat
kementerian kesehatan
daftar bpjs kesehatan
cara cek bpjs kesehatan di hp
contoh poster kesehatan
bpjs kesehatan login
logo kesehatan
cek tagihan bpjs kesehatan
kesehatan masyarakat
kantor bpjs kesehatan
toko alat kesehatan
pusat kesehatan masyarakat
cek iuran bpjs kesehatan
makanan yang lezat namun dapat membahayakan kesehatan hukumnya adalah
login bpjs kesehatan
poster tentang kesehatan
gambar poster kesehatan
cara membuat bpjs kesehatan
bpjs kesehatan online
hari kesehatan nasional
cek bpjs kesehatan online
antrian online bpjs kesehatan
pcare bpjs kesehatan
kalung kesehatan
lpse kesehatan
hari kesehatan mental sedunia
pantun kesehatan
cara cek bpjs kesehatan aktif atau tidak
artikel tentang kesehatan

