Beberapa hal di trailer ini membuat para penonton salah fokus, mulai dari penggambaran dua aktor matang menjadi mahasiswa Bandung hingga tayangan yang menunjukkan momen bersejarah di Indonesia.
Adegan terakhir cuplikan film Dilan ITB 1997 menunjukkan momen ketika Presiden ke-2 Republik Indonesia Soeharto mundur dari jabatannya. Ketika orang-orang di sekitar bersorak atas berita itu, Dilan mengucapkan salam perpisahan.
“Terima kasih, Soeharto,” ucap karakter Ariel NOAH.
Jadi Sorotan Warganet X
Dialog penutup itu turut mengundang banyak kritik dari warganet di media sosial X. Beberapa dari mereka menganggap kalimat tersebut sebagai bentuk ungkapan hormat kepada presiden RI yang menjabat selama 32 tahun.
Pengguna X dengan akun @smekdoncat merespons unggahan trailer film Dilan ITB 1997 oleh akun jaringan bioskop CGV.
“Kalian gak akan pernah nebak kalimat terakhir yang ke luar di trailer ini,” tulisnya sembari melakukan quote retweet.
https://x.com/smekdoncat/status/2039916091984797887?s=46&t=PxL6sKhITExsStPz8I985g
Cuitan singkat itu mendapatkan 15 ribu likes dan 4,4 ribu retweet. Dari hampir seribu akun yang berkomentar, sutradara sekaligus komika Ryan Adriandhy turut menyampaikan reaksinya menonton adegan tersebut.
“ANJENG,” ketiknya dengan emoji menangis.
Namun, netizen lain menganggap kalau kalimat yang dilontarkan Dilan memiliki alasan tersendiri setelah mendampingi teman-temannya berdemo di kala rezim Soeharto. Dialog itu dipandang sebagai bentuk sarkasme.
Warganet hanya bisa menunggu hingga filmnya tayang pada akhir bulan ini agar menangkap keseluruhan konteks dari kalimat “gong” itu.
“Trailer yang sangat berhasil. Semua orang jadi ngomongin, karena kalimat terakhir padahal bisa aja contextnya ga lengkap,” kritik akun @/alien*********.
“Itu mah candaan sarkas nya si pidi itu mah, maksudna pling terimakasih udh mau lengser wkwkwkk,” tambah akun @/eko******.
Proyek garapan Falcon Pictures ini diharapkan menghadirkan cerita dari sudut pandang dewasa dengan konflik yang lebih kompleks dibandingkan seri-seri sebelumnya.
Kisah film ini diadaptasi dari novel karya Pidi Baiq dengan judul yang sama. Melalui Dilan ITB 1997, penonton akan melihat perjalanan hidup Dilan sebagai mahasiswa di ITB. Ia tak hanya diterpa persoalan cinta, tetapi juga dinamika sosial serta situasi politik di era tersebut.
(Nyimas Ratu Intan Harleysha)
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(ASA)
Berita Kesehatan Terkini Hari ini
Berita Kesehatan
bpjs kesehatan
kesehatan
poster kesehatan
cek bpjs kesehatan
call center bpjs kesehatan
edabu bpjs kesehatan
protokol kesehatan
dinas kesehatan
iuran bpjs kesehatan
kesehatan mental
cek bpjs kesehatan dengan nik
kondisi kesehatan mental
cara cek bpjs kesehatan
tes kesehatan mental
cara daftar bpjs kesehatan
menteri kesehatan
kantor bpjs kesehatan terdekat
daftar bpjs kesehatan online
asuransi kesehatan
alat kesehatan
kartu bpjs kesehatan
toko alat kesehatan terdekat
kementerian kesehatan
daftar bpjs kesehatan
cara cek bpjs kesehatan di hp
contoh poster kesehatan
bpjs kesehatan login
logo kesehatan
cek tagihan bpjs kesehatan
kesehatan masyarakat
kantor bpjs kesehatan
toko alat kesehatan
pusat kesehatan masyarakat
cek iuran bpjs kesehatan
makanan yang lezat namun dapat membahayakan kesehatan hukumnya adalah
login bpjs kesehatan
poster tentang kesehatan
gambar poster kesehatan
cara membuat bpjs kesehatan
bpjs kesehatan online
hari kesehatan nasional
cek bpjs kesehatan online
antrian online bpjs kesehatan
pcare bpjs kesehatan
kalung kesehatan
lpse kesehatan
hari kesehatan mental sedunia
pantun kesehatan
cara cek bpjs kesehatan aktif atau tidak
artikel tentang kesehatan
