Jakarta: Momen Iduladha sering kali mendatangkan limpahan berkah berupa daging dan jeroan sapi. Bagi sebagian orang, jeroan adalah bagian yang paling dinanti karena teksturnya unik dan rasanya yang sangat gurih jika diolah dengan benar.
Sayangnya, mengolah jeroan sapi (babat, hati, jantung, ginjal, dan lainnya) menjadi tantangan tersendiri bagi karena bagian ini memiliki aroma amis dan bau khas yang sangat menyengat jika tidak dibersihkan secara total.
Bau tak sedap pada jeroan umumnya berasal dari sisa kotoran yang menempel atau teknik perebusan yang kurang tepat. Alhasil, jika langsung dimasak bersama bumbu, bau tersebut justru akan merusak seluruh cita rasa hidangan dan menurunkan selera makan keluarga.
Cara Membersihkan dan Mengolah Jeroan Sapi agar Bebas Bau
Kunci utama untuk menghasilkan masakan jeroan yang lezat, empuk, dan bebas bau terletak pada proses pembersihan awal serta pemilihan rempah-rempah saat perebusan. Untuk mendapatkannya, ikuti langkah-langkah krusial berikut ini:
1. Cuci di Air Mengalir dan Bersihkan Secara Detail
Langkah pertama yang wajib dilakukan adalah mencuci jeroan di bawah air mengalir. Untuk babat, kerok bagian permukaannya yang hitam atau kecokelatan menggunakan sendok atau pisau hingga bersih dan berwarna putih gading. Kamu juga bisa memanfaatkan sedikit kapur sirih saat merendamnya agar kotoran lebih mudah lepas.
Untuk usus, balik bagian dalam usus dan bersihkan lemak serta kotoran yang menempel di dinding bagian dalam di bawah kucuran air mengalir sampai benar-benar bersih.
2. Lumuri dengan Garam dan Air Perasan Jeruk Nipis
Setelah dicuci bersih, potong jeroan menjadi beberapa bagian besar (jangan terlalu kecil karena akan menyusut saat direbus). Lumuri seluruh permukaan jeroan dengan garam dapur dan air perasan jeruk nipis atau asam jawa secara merata.
Remas-remas perlahan dan diamkan selama 15–20 menit. Asam dari jeruk nipis sangat efektif memutus lendir dan menetralkan bau amis yang pekat. Setelah didiamkan, bilas kembali dengan air bersih.
3. Lakukan Teknik Dua Kali Perebusan (Double Boiling)
Ini adalah rahasia terbesar para koki profesional untuk menghilangkan bau jeroan secara total. Jangan pernah merebus jeroan langsung bersama bumbu masakan utama.
Di rebusan pertama, masukkan jeroan ke dalam air dingin, lalu nyalakan kompor hingga air mendidih. Biarkan merebus selama 10–15 menit sampai keluar buih-buih kotoran dan minyak di permukaan air.
Setelah itu, angkat jeroan dan buang air rebusan pertama tersebut. Bilas kembali jeroan dengan air bersih. Nah, di rebusan Kedua, Sobat Medcom bisa didihkan air baru yang masih bersih, kemudian masukkan kembali jeroan tersebut.
4. Manfaatkan “Rempah Aromatik”
Pada proses perebusan kedua, masukkan juga berbagai macam rempah aromatik segar ke dalam air rebusan. Rempah-rempah ini berfungsi sebagai pengusir sisa bau sekaligus memberikan aroma dasar yang harum pada jeroan. Gunakan kombinasi:
– Daun salam (dalam jumlah agak banyak)
– Batang serai yang sudah dimemarkan
– Daun jeruk purut (remas sedikit agar aromanya keluar)
– Jahe dan lengkuas yang sudah digeprek
– Sedikit garam
Rebus jeroan bersama rempah-rempah ini dengan api sedang hingga teksturnya menjadi empuk. Jika ingin menghemat waktu dan gas, kamu bisa menggunakan panci presto selama 20–30 menit pada tahap perebusan kedua ini.
5. Pisahkan Wadah Jeroan dengan Daging Sapi
Selama proses pembersihan dan perebusan, pastikan pisahkan wadah serta alat masak jeroan dengan daging sapi biasa. Sifat jeroan yang beraroma kuat dikhawatirkan dapat mengontaminasi daging sapi segar yang teksturnya lebih sensitif menyerap bau di sekitarnya.
Sayangnya, mengolah jeroan sapi (babat, hati, jantung, ginjal, dan lainnya) menjadi tantangan tersendiri bagi karena bagian ini memiliki aroma amis dan bau khas yang sangat menyengat jika tidak dibersihkan secara total.
Bau tak sedap pada jeroan umumnya berasal dari sisa kotoran yang menempel atau teknik perebusan yang kurang tepat. Alhasil, jika langsung dimasak bersama bumbu, bau tersebut justru akan merusak seluruh cita rasa hidangan dan menurunkan selera makan keluarga.
Contents
Cara Membersihkan dan Mengolah Jeroan Sapi agar Bebas Bau
Kunci utama untuk menghasilkan masakan jeroan yang lezat, empuk, dan bebas bau terletak pada proses pembersihan awal serta pemilihan rempah-rempah saat perebusan. Untuk mendapatkannya, ikuti langkah-langkah krusial berikut ini:
1. Cuci di Air Mengalir dan Bersihkan Secara Detail
Langkah pertama yang wajib dilakukan adalah mencuci jeroan di bawah air mengalir. Untuk babat, kerok bagian permukaannya yang hitam atau kecokelatan menggunakan sendok atau pisau hingga bersih dan berwarna putih gading. Kamu juga bisa memanfaatkan sedikit kapur sirih saat merendamnya agar kotoran lebih mudah lepas.
Untuk usus, balik bagian dalam usus dan bersihkan lemak serta kotoran yang menempel di dinding bagian dalam di bawah kucuran air mengalir sampai benar-benar bersih.
2. Lumuri dengan Garam dan Air Perasan Jeruk Nipis
Setelah dicuci bersih, potong jeroan menjadi beberapa bagian besar (jangan terlalu kecil karena akan menyusut saat direbus). Lumuri seluruh permukaan jeroan dengan garam dapur dan air perasan jeruk nipis atau asam jawa secara merata.
Remas-remas perlahan dan diamkan selama 15–20 menit. Asam dari jeruk nipis sangat efektif memutus lendir dan menetralkan bau amis yang pekat. Setelah didiamkan, bilas kembali dengan air bersih.
3. Lakukan Teknik Dua Kali Perebusan (Double Boiling)
Ini adalah rahasia terbesar para koki profesional untuk menghilangkan bau jeroan secara total. Jangan pernah merebus jeroan langsung bersama bumbu masakan utama.
Di rebusan pertama, masukkan jeroan ke dalam air dingin, lalu nyalakan kompor hingga air mendidih. Biarkan merebus selama 10–15 menit sampai keluar buih-buih kotoran dan minyak di permukaan air.
Setelah itu, angkat jeroan dan buang air rebusan pertama tersebut. Bilas kembali jeroan dengan air bersih. Nah, di rebusan Kedua, Sobat Medcom bisa didihkan air baru yang masih bersih, kemudian masukkan kembali jeroan tersebut.
4. Manfaatkan “Rempah Aromatik”
Pada proses perebusan kedua, masukkan juga berbagai macam rempah aromatik segar ke dalam air rebusan. Rempah-rempah ini berfungsi sebagai pengusir sisa bau sekaligus memberikan aroma dasar yang harum pada jeroan. Gunakan kombinasi:
– Daun salam (dalam jumlah agak banyak)
– Batang serai yang sudah dimemarkan
– Daun jeruk purut (remas sedikit agar aromanya keluar)
– Jahe dan lengkuas yang sudah digeprek
– Sedikit garam
Rebus jeroan bersama rempah-rempah ini dengan api sedang hingga teksturnya menjadi empuk. Jika ingin menghemat waktu dan gas, kamu bisa menggunakan panci presto selama 20–30 menit pada tahap perebusan kedua ini.
5. Pisahkan Wadah Jeroan dengan Daging Sapi
Selama proses pembersihan dan perebusan, pastikan pisahkan wadah serta alat masak jeroan dengan daging sapi biasa. Sifat jeroan yang beraroma kuat dikhawatirkan dapat mengontaminasi daging sapi segar yang teksturnya lebih sensitif menyerap bau di sekitarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(PRI)
Berita Kesehatan Terkini Hari ini
Berita Kesehatan
bpjs kesehatan
kesehatan
poster kesehatan
cek bpjs kesehatan
call center bpjs kesehatan
edabu bpjs kesehatan
protokol kesehatan
dinas kesehatan
iuran bpjs kesehatan
kesehatan mental
cek bpjs kesehatan dengan nik
kondisi kesehatan mental
cara cek bpjs kesehatan
tes kesehatan mental
cara daftar bpjs kesehatan
menteri kesehatan
kantor bpjs kesehatan terdekat
daftar bpjs kesehatan online
asuransi kesehatan
alat kesehatan
kartu bpjs kesehatan
toko alat kesehatan terdekat
kementerian kesehatan
daftar bpjs kesehatan
cara cek bpjs kesehatan di hp
contoh poster kesehatan
bpjs kesehatan login
logo kesehatan
cek tagihan bpjs kesehatan
kesehatan masyarakat
kantor bpjs kesehatan
toko alat kesehatan
pusat kesehatan masyarakat
cek iuran bpjs kesehatan
makanan yang lezat namun dapat membahayakan kesehatan hukumnya adalah
login bpjs kesehatan
poster tentang kesehatan
gambar poster kesehatan
cara membuat bpjs kesehatan
bpjs kesehatan online
hari kesehatan nasional
cek bpjs kesehatan online
antrian online bpjs kesehatan
pcare bpjs kesehatan
kalung kesehatan
lpse kesehatan
hari kesehatan mental sedunia
pantun kesehatan
cara cek bpjs kesehatan aktif atau tidak
artikel tentang kesehatan
