Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) bersama Blue Ocean Strategy Fellowship (BOSF) berkolaborasi menggelar Youth ESG in Maritime Innovation Challenge 2026. Langkah strategis ini dirancang untuk menjaring pemimpin muda dari kalangan pelajar SMA dan mahasiswa S1 dari seluruh Kawasan Asia Tenggara agar melahirkan inovasi nyata dalam melindungi ekosistem laut, khususnya di kawasan Asia Tenggara.
Program ini dirancang secara khusus untuk menjembatani kesenjangan antargenerasi dengan melibatkan kaum muda dalam kreasi bersama yang strategis guna membangun ekonomi maritim yang siap menghadapi masa depan. Kompetisi ini menggunakan kerangka kerja Blue Ocean untuk memicu ide-ide segar yang mampu menciptakan ruang pasar baru yang tidak diperebutkan (uncontested market space).
Program kolaborasi yang diinisiasi Sampoerna University dan Blue Ocean Academy ini sukses menjaring ratusan inovator muda dari berbagai negara di kawasan Asia Tenggara yang siap membawa perubahan nyata melalui pendekatan Environmental, Social, and Governance (ESG).
Wakil Menteri Luar Negeri, Arif Havas Oegroseno yang juga Distinguished Fellow dalam inisiatif Youth ESG in Maritime Innovation Challenge ini menegaskan pentingnya aksi nyata dari generasi muda di tengah besarnya tekanan lingkungan maritim saat ini. Menurutnya, lautan bukan sekadar bentangan air, melainkan urat nadi kehidupan bagi mayoritas masyarakat di kawasan.
Wamenlu Havas sampaikan ide mengenai tema laut sebagai benang merah yang perlu diangkat dalam kerja sama dengan BOSF. “Saya percaya bahwa Anda sangat sadar bahwa laut adalah bagian penting dari hidup kita. 70 persen bagian dari bumi dan hampir 70 persen kawasan Asia Tenggara adalah laut,” ujar Havas dalam sambutannya di hadapan para finalis Youth ESG in Maritime Innovation Challenge 2026, di Aula Kantin Diplomasi, Kementerian Luar Negeri, Jakarta, Selasa, 2 Juni 2026.

Wamenlu, Arif Havas Oegroseno bersama para pemenang final Youth ESG in Maritime Innovation Challenge 2026. Foto: Medcom/Citra Larasati
Contents
Memahami Ancaman Riil Kawasan Maritim
Fakta menunjukkan adanya ketergantungan yang luar biasa tinggi antara wilayah pesisir dengan laut. “Saya berpikir hanya Laos yang tidak memiliki laut. Negara lain seperti Myanmar, Korea, Thailand, Malaysia, Singapura, Vietnam, Filipina, Indonesia semuanya negara yang memiliki laut,” paparnya.
Ia menambahkan, ketergantungan ini terlihat dari pola pemukiman warga. “Jika kita bicara tentang Indonesia, saya pikir 60 persen masyrakat tinggal di wilayah pesisir dan sepanjang garis pantai,” ujar Mantan Dubes RI untuk Jerman tersebut.
Implementasi Nyata Konsep ESG
Namun, kekayaan maritim ini terus menghadapi ancaman serius, mulai dari isu sampah plastik, kerusakan terumbu karang, hingga deforestasi mangrove. Melalui platform Youth ESG in Maritime Innovation Challenge, para peserta ditantang merumuskan solusi berbasis Environmental, Social, dan Governance (ESG).
Havas menguraikan bagaimana inovasi generasi muda harus mampu menerjemahkan tiga pilar tersebut secara konkret di sektor maritim. E (environmental) bermakna melindungi lingkungan maritim dari berbagai kerusakan, S (social) untuk melindungi kesejahteraan masyarakat yang hidup dan bergantung pada kesehatan laut, dan G (governance) untuk membangun kepercayaan melalui sistem tata kelola pemerintahan yang kuat.
“Dengan melindungi lingkungan, masyarakat, dan membangun kepercayaan melalui tata kelola yang kuat, kita akan dapat menciptakan ekosistem yang baik bagi lingkungan maritim kita,” ujar Havas.
Dalam kesempatan yang sama, Sora Lokita, asisten deputi di kemenko bidang infrastruktur dan Pembangunan kewilayahan, selaku senior associate fellow BOSF menegaskan, bahwa pemerintah maupun industri tidak akan mampu bergerak sendiri dalam menghadapi isu maritim yang kian kompleks di Asia Tenggara. Dibutuhkan cara baru dan keterlibatan penuh generasi muda untuk menyelamatkan masa depan laut regional.
“Hari ini bukan hanya mengenai memilih pemenang, tetapi juga mengenai merayakan ide, inovasi, dan komitmen orang muda di seluruh Asia Tenggara untuk membangun masa depan kemaritiman yang lebih berkembang,” ujar Sora.
Sora menjelaskan, sektor maritim di Asia Tenggara saat ini berada di titik persimpangan krusial. Sektor ini memegang peran vital mulai dari tata kelola laut, ketahanan pangan, mata pencaharian, pariwisata, energi, hingga pertumbuhan ekonomi. Namun, seluruh potensi besar tersebut dibayangi oleh ancaman nyata perubahan iklim dan hilangnya keanekaragaman hayati.
Menghadapi tantangan berat ini, Sora menegaskan, bahwa pendekatan konvensional dan egosentris dari pihak pemerintah atau industri saja sudah tidak lagi relevan.
“Kami selalu membutuhkan perspektif baru. Dan itulah kenapa kami melirik ke kalian, para generasi muda,” tegas Sora.
Dari yang awalnya hanya sebuah Proyek Pelajar, sangat mungkin ke depannya dapat berubah menjadi sebuah kebijakan nyata. Kepada para finalis dan seluruh peserta yang telah berpartisipasi, Sora memberikan apresiasi tinggi atas keberanian mereka melahirkan gagasan-gagasan kreatif.
Bagi peserta yang belum berhasil menembus babak final, ia berpesan agar tidak patah arang karena inovasi sejati adalah sebuah proses yang berkelanjutan. Pemerintah optimistis, kolaborasi yang kuat antara ide anak muda, dukungan kebijakan, dan implementasi industri akan menjadi kunci utama keberlanjutan sektor maritim regional.
“Ide-ide yang dibagikan hari ini mungkin hanya sebuah proyek pelajar, tapi esok, kita tidak tahu, mereka mungkin menjadi kebijakan, ide bisnis, teknologi, atau pergerakan yang membantu kemajuan masa depan. Terima kasih, dan saya berharap semuanya berjaya,” kata Sora.

Finalis Youth ESG in Maritime Innovation Challenge 2026 saat mempresentasikan karyanya. Foto: Medcom/Citra Larasati
Melalui Youth ESG in Maritime Innovation Challenge 2026, kolaborasi Kemenlu dan BOSF ini diharapkan mampu mencetak pemimpin-pemimpin muda masa depan yang tidak hanya kaya akan ide, tetapi juga tangguh dan mandiri dalam mengeksekusi solusi nyata demi keberlanjutan laut dunia.
Berkomitmen Pada Sinergitas Antarpihak
BOSF 2026 menegaskan komitmennya untuk memperkuat sinergi antarpihak dalam merumuskan inovasi dalam menangkap peluang dan menyelesaikan tantangan di Indonesia. Berlandaskan pada asas non-kompetisi ala Blue Ocean Strategy dalam menciptakan inovasinya, BOSF beharap dapat berperan aktif dalam menciptakan ekosistem kebijakan publik yang lebih kompetitif, inovatif dan berkelanjutan.
Setelah sukses mengadakan fellowship bersama Mochamad Ridwan Kamil (2023), Sandiaga Salahuddin Uno (2024), dan Sakti Wahyu Trenggono (2025) sebagai Distinguished Fellows Blue Ocean Strategy Fellowship (BOSF) tahun ini kembali diselenggarakan bersama Wakil Arif Havas Oegroseno sebagai Distinguished Fellow BOSF dengan tema ESG pada konteks Maritim.
Berikut adalah ringkasan perjalanan inspiratif para finalis selama berada di Jakarta:
- Aksi Nyata untuk Lingkungan di Pulau Kelor (1 Juni 2026)
- Babak Final dan Adu Gagasan (2 Juni 2026)
- Kunjungan Diplomasi dan Penutupan (3 Juni 2026)
Setelah itu, rangkaian Youth ESG in Maritime Innovation Challenge resmi ditutup melalui sebuah seremoni penutupan (Closing Ceremony) yang diselenggarakan di Sampoerna University. Melalui program ini, diharapkan para peserta Top 8 dapat terus mengembangkan inovasi mereka dan menjadi agen perubahan yang membawa dampak positif bagi keberlanjutan sektor maritim, baik di tingkat nasional maupun internasional.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(CEU)
Berita Kesehatan Terkini Hari ini
Berita Kesehatan
bpjs kesehatan
kesehatan
poster kesehatan
cek bpjs kesehatan
call center bpjs kesehatan
edabu bpjs kesehatan
protokol kesehatan
dinas kesehatan
iuran bpjs kesehatan
kesehatan mental
cek bpjs kesehatan dengan nik
kondisi kesehatan mental
cara cek bpjs kesehatan
tes kesehatan mental
cara daftar bpjs kesehatan
menteri kesehatan
kantor bpjs kesehatan terdekat
daftar bpjs kesehatan online
asuransi kesehatan
alat kesehatan
kartu bpjs kesehatan
toko alat kesehatan terdekat
kementerian kesehatan
daftar bpjs kesehatan
cara cek bpjs kesehatan di hp
contoh poster kesehatan
bpjs kesehatan login
logo kesehatan
cek tagihan bpjs kesehatan
kesehatan masyarakat
kantor bpjs kesehatan
toko alat kesehatan
pusat kesehatan masyarakat
cek iuran bpjs kesehatan
makanan yang lezat namun dapat membahayakan kesehatan hukumnya adalah
login bpjs kesehatan
poster tentang kesehatan
gambar poster kesehatan
cara membuat bpjs kesehatan
bpjs kesehatan online
hari kesehatan nasional
cek bpjs kesehatan online
antrian online bpjs kesehatan
pcare bpjs kesehatan
kalung kesehatan
lpse kesehatan
hari kesehatan mental sedunia
pantun kesehatan
cara cek bpjs kesehatan aktif atau tidak
artikel tentang kesehatan

