
Direktur Rumah Politik Fernando Emas menilai pemerintah dapat melakukan kajian terhadap pemanfaatan sejumlah aset negara di kawasan Senayan, termasuk kawasan lapangan golf Senayan Avenue yang diduga milik salah satu petinggi Peradi.
Menurut Fernando, evaluasi tersebut dapat menjadi bagian dari upaya penataan aset negara agar pemanfaatannya sejalan dengan kepentingan publik dan pembangunan jangka panjang.
“Kawasan lapangan golf Senayan bisa juga dialihfungsikan menjadi hutan kota atau kawasan hijau,” kata Fernando dalam keterangannya, Kamis, 18 Juni 2026.
Selain ruang terbuka hijau, ia menilai kawasan tersebut juga dapat dipertimbangkan untuk pengembangan fasilitas lain yang dinilai memberikan manfaat lebih luas, seperti kawasan perkantoran maupun hunian bagi pekerja di Jakarta.
“Bahwa agar pemerintah tidak terkesan diskriminasi kalo hanya Sultan saja yang di tarik, Golf Senayan yang sangat Potensi buat negara dan rakyat tidak dimiliki oleh oknum-oknum tertentu apalagi pejabat negara,” katanya.
Fernando mengatakan penataan aset negara perlu dilakukan secara konsisten, terutama terhadap aset yang masa kerja samanya telah berakhir atau memasuki tahap evaluasi.
“Aset negara yang ditarik kembali bisa dikelola negara melalui Danantara sehingga bisa lebih memberikan pendapat bagi negara,” ujarnya.
Sementara itu, Wakil Menteri Sekretaris Negara Bambang Eko Suhariyanto sebelumnya menegaskan bahwa setiap aset negara pada prinsipnya harus dimanfaatkan sebesar-besarnya untuk kepentingan masyarakat.
“Aset ini harus dimanfaatkan oleh sebesar-besarnya untuk kemakmuran dan kesejahteraan rakyat,” ujar Bambang saat pelaksanaan eksekusi lahan dan bangunan eks Hotel Sultan di kawasan GBK.
Ia menjelaskan lahan eks Hotel Sultan merupakan aset negara yang dibebaskan pemerintah pada periode 1959–1962 untuk mendukung penyelenggaraan Asian Games IV di Jakarta. Pemerintah berkepentingan memastikan aset tersebut kembali berada dalam pengelolaan negara dan dimanfaatkan untuk kepentingan publik. Dok. Istimewa Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
(CDE)
Berita Kesehatan Terkini Hari ini
Berita Kesehatan
bpjs kesehatan
kesehatan
poster kesehatan
cek bpjs kesehatan
call center bpjs kesehatan
edabu bpjs kesehatan
protokol kesehatan
dinas kesehatan
iuran bpjs kesehatan
kesehatan mental
cek bpjs kesehatan dengan nik
kondisi kesehatan mental
cara cek bpjs kesehatan
tes kesehatan mental
cara daftar bpjs kesehatan
menteri kesehatan
kantor bpjs kesehatan terdekat
daftar bpjs kesehatan online
asuransi kesehatan
alat kesehatan
kartu bpjs kesehatan
toko alat kesehatan terdekat
kementerian kesehatan
daftar bpjs kesehatan
cara cek bpjs kesehatan di hp
contoh poster kesehatan
bpjs kesehatan login
logo kesehatan
cek tagihan bpjs kesehatan
kesehatan masyarakat
kantor bpjs kesehatan
toko alat kesehatan
pusat kesehatan masyarakat
cek iuran bpjs kesehatan
makanan yang lezat namun dapat membahayakan kesehatan hukumnya adalah
login bpjs kesehatan
poster tentang kesehatan
gambar poster kesehatan
cara membuat bpjs kesehatan
bpjs kesehatan online
hari kesehatan nasional
cek bpjs kesehatan online
antrian online bpjs kesehatan
pcare bpjs kesehatan
kalung kesehatan
lpse kesehatan
hari kesehatan mental sedunia
pantun kesehatan
cara cek bpjs kesehatan aktif atau tidak
artikel tentang kesehatan

