Jakarta, 16 Mei 2023
Pada Selasa (16/5), Kementerian Kesehatan melalui Direktorat Jenderal Obat dan Alat Kesehatan menyelenggarakan Forum Nasional Hilirisasi dan Peningkatan Penggunaan Sediaan Farmasi Dalam Negeri di Hotel Borobudur Jakarta.
Dalam kampanye tersebut, pemerintah mendorong industri farmasi untuk mendistribusikan sediaan farmasi produksi dalam negeri ke fasilitas kesehatan.
Kementerian Kesehatan telah menerbitkan Keputusan Menteri Kesehatan (KMK) Nomor HK.01.07/MENKES/1333/2023 tentang peningkatan penggunaan sediaan farmasi dengan bahan baku produksi dalam negeri. Keputusan ini bertujuan untuk mendukung pengembangan industri sediaan farmasi dalam negeri.
Dengan dikeluarkannya KMK ini, instansi pemerintah pusat dan daerah serta lembaga swasta harus mengutamakan sediaan farmasi yang menggunakan bahan baku dalam negeri dalam proses pembelian barang/jasa melalui katalog elektronik.
Budi Gunadi Sadikin, Menteri Kesehatan Republik Indonesia, mengatakan pengalaman COVID-19 mendorong pemerintah untuk merumuskan strategi transformasi kesehatan, salah satunya meningkatkan ketahanan kesehatan melalui penyediaan obat dan alkes dalam negeri.
Ada kebutuhan untuk merestrukturisasi industri kesehatan dan menulis ulang undang-undang.
“Kuncinya kita harus memperpendek jarak antara pelayanan kesehatan masyarakat, khususnya dokter dan pelayanan kesehatan. Menurut saya, industri farmasi berkembang dari hulu ke hilir. Ini sangat penting dan harus dikembangkan. Pemerintah akan memberikan regulasi yang baik. ,” kata Menkes Budi pada Forum Nasional Hilirisasi dan Peningkatan Penggunaan Sediaan Farmasi Dalam Negeri yang digelar di Hotel Borobudur, Jakarta, Selasa (16/5).
Tidak hanya bidang farmasi, tetapi juga alat kesehatan lainnya seperti diagnostic kit dan vaksin.
“Pesan saya kepada industri farmasi adalah perbanyak produksi dalam negeri,” kata Menkes Budi.
Menurut Lucia Rizka Andalusia, Direktur Jenderal Obat dan Alat Kesehatan Andalusia, sediaan farmasi yang menggunakan bahan baku dalam negeri masuk dalam katalog elektronik, dengan tingkat kandungan dalam negeri minimal 52% untuk obat dan obat tradisional, minimal 70% untuk vaksin dan serum.
Terdapat 62 jenis bahan baku obat dalam negeri di KMK, meliputi 45 jenis bahan baku obat aktif farmasi (API), 2 jenis bahan baku alami, 3 jenis bahan baku biologi, 12 jenis zat aktif vaksin, serum, dll. .
“Implementasi kebijakan ini diharapkan dapat mendukung pengembangan produksi bahan baku dalam negeri dan kemandirian farmasi untuk mentransformasi sistem kesehatan,” kata Dirjen Rizka.
Pesan tersebut disiarkan oleh Badan Komunikasi dan Layanan Kemanusiaan Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Untuk informasi lebih lanjut hubungi nomor hotline Halo Kemenkes 1500-567, SMS 081281562620 dan email contact@kemkes.go.id (D2).
sekretaris komunikasi dan layanan publik
dr. Siti Nadia Tarmizi, M. Epid
Berita Kesehatan Terkini Hari ini
Berita Kesehatan
bpjs kesehatan
kesehatan
poster kesehatan
cek bpjs kesehatan
call center bpjs kesehatan
edabu bpjs kesehatan
protokol kesehatan
dinas kesehatan
iuran bpjs kesehatan
kesehatan mental
cek bpjs kesehatan dengan nik
kondisi kesehatan mental
cara cek bpjs kesehatan
tes kesehatan mental
cara daftar bpjs kesehatan
menteri kesehatan
kantor bpjs kesehatan terdekat
daftar bpjs kesehatan online
asuransi kesehatan
alat kesehatan
kartu bpjs kesehatan
toko alat kesehatan terdekat
kementerian kesehatan
daftar bpjs kesehatan
cara cek bpjs kesehatan di hp
contoh poster kesehatan
bpjs kesehatan login
logo kesehatan
cek tagihan bpjs kesehatan
kesehatan masyarakat
kantor bpjs kesehatan
toko alat kesehatan
pusat kesehatan masyarakat
cek iuran bpjs kesehatan
makanan yang lezat namun dapat membahayakan kesehatan hukumnya adalah
login bpjs kesehatan
poster tentang kesehatan
gambar poster kesehatan
cara membuat bpjs kesehatan
bpjs kesehatan online
hari kesehatan nasional
cek bpjs kesehatan online
antrian online bpjs kesehatan
pcare bpjs kesehatan
kalung kesehatan
lpse kesehatan
hari kesehatan mental sedunia
pantun kesehatan
cara cek bpjs kesehatan aktif atau tidak
artikel tentang kesehatan

