Jakarta, 23 Mei 2023
Tujuan Kementerian Kesehatan adalah terselenggaranya pelayanan empat penyakit utama yaitu jantung, stroke, ginjal dan kanker di seluruh rumah sakit daerah/perkotaan di Indonesia. Hal ini sebagai bagian dari upaya mendekatkan daerah terpencil dengan pelayanan kesehatan yang tercermin dari transformasi sistem kesehatan Indonesia, khususnya pada pilar kedua.
Untuk mendukung upaya tersebut, penyediaan alat kesehatan dilakukan secara bertahap di seluruh rumah sakit. Seluruh pasien di pelosok Indonesia didorong untuk mendapatkan pelayanan rujukan dengan memberikan bantuan peralatan medis penyakit prioritas, bantuan kateterisasi jantung, dan operasi jantung terbuka.
Hasilnya, dana bantuan pemerintah mengalir ke 148 RSUD dan 24 RSUP di 31 provinsi untuk mencapai alat kesehatan prioritas.
“Dana 3,55 triliun rupiah pada tahun 2022 akan kami gunakan untuk memenuhi kebutuhan alat kesehatan rumah sakit daerah. Saat ini dana bantuan pemerintah 2022 sudah 96,2% disalurkan ke 148 RSUD. Bantuan rumah sakit 100% di tempat.” Mohammad Sharil.
Upaya ini juga didukung oleh kerjasama 25 gubernur provinsi untuk mengembangkan RSUD menjadi jaringan pelayanan rujukan, antara lain pelayanan jantung di 24 provinsi, pelayanan stroke di 21 provinsi, pelayanan kanker di 21 provinsi dan layanan urologi dan nefrologi 29 provinsi.
Tak hanya itu, Kementerian Kesehatan juga telah melaksanakan proyek penyelamatan kateterisasi jantung di 37 rumah sakit, dan proyek penyelamatan stroke di 3 rumah sakit. Secara bertahap pada tahun 2024, 50% kabupaten/kota akan memiliki peralatan medis yang lengkap untuk 4 penyakit utama.
Peralatan medis yang digunakan untuk perawatan jantung dan stroke meliputi ekokardiografi, CT scan, Cathlab, OK Room Set, IABP, Rotablator, IVUS-FFR, MRI, neuromicroscope, mesin jantung-paru, dan OCT. Juga untuk kanker, termasuk Mammography, SPECT CT, Flow Cytometry, IHK, Bronchoscopy, Brachytherapy, CUSA, LINAC, PET-CT, CT Simulator.
Terdapat juga peralatan medis yang digunakan dalam Urologi dan Nefrologi yaitu Endourology Set, ESWL, C-Am, Doppler Ultrasound, Urodynamic Video, Laser Holmium, Automated Peritoneal Dialysis, PCNL, URS dan Tissue Typing.
Juga, dr. Syahril melanjutkan, pemerintah juga akan melengkapi peralatan kesehatan ibu dan anak berupa mesin anestesi, patient monitor, ventilator, fetal-maternal ultrasound, infant incubator, laser ablation, HFOV, mesin nitrous oxide, HFOT dan HFNC.
Pesan itu disiarkan oleh Badan Komunikasi dan Layanan Kemanusiaan Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Untuk informasi lebih lanjut dapat menghubungi Hotline Halo Kemenkes di nomor hotline 1500-567, SMS 081281562620, fax (021) 5223002, 52921669 dan alamat email contact@kemkes.go.id (NI).
sekretaris komunikasi dan layanan publik
dr. Siti Nadia Tarmizi, M. Epid
Berita Kesehatan Terkini Hari ini
Berita Kesehatan
bpjs kesehatan
kesehatan
poster kesehatan
cek bpjs kesehatan
call center bpjs kesehatan
edabu bpjs kesehatan
protokol kesehatan
dinas kesehatan
iuran bpjs kesehatan
kesehatan mental
cek bpjs kesehatan dengan nik
kondisi kesehatan mental
cara cek bpjs kesehatan
tes kesehatan mental
cara daftar bpjs kesehatan
menteri kesehatan
kantor bpjs kesehatan terdekat
daftar bpjs kesehatan online
asuransi kesehatan
alat kesehatan
kartu bpjs kesehatan
toko alat kesehatan terdekat
kementerian kesehatan
daftar bpjs kesehatan
cara cek bpjs kesehatan di hp
contoh poster kesehatan
bpjs kesehatan login
logo kesehatan
cek tagihan bpjs kesehatan
kesehatan masyarakat
kantor bpjs kesehatan
toko alat kesehatan
pusat kesehatan masyarakat
cek iuran bpjs kesehatan
makanan yang lezat namun dapat membahayakan kesehatan hukumnya adalah
login bpjs kesehatan
poster tentang kesehatan
gambar poster kesehatan
cara membuat bpjs kesehatan
bpjs kesehatan online
hari kesehatan nasional
cek bpjs kesehatan online
antrian online bpjs kesehatan
pcare bpjs kesehatan
kalung kesehatan
lpse kesehatan
hari kesehatan mental sedunia
pantun kesehatan
cara cek bpjs kesehatan aktif atau tidak
artikel tentang kesehatan

