Data Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (Satgas PRR) per 18 Mei 2026 mencatat sebanyak 6.109 hektare sawah telah selesai direhabilitasi dari total target 42.702 hektare lahan terdampak di tiga provinsi. Sebelumnya, pada 7 Mei 2026, luas sawah yang berhasil dipulihkan masih berada di kisaran 4.098 hektare.
Kenaikan rehabilitasi lebih dari 2.000 hektare dalam waktu singkat tersebut mulai diikuti kembalinya aktivitas pertanian masyarakat di sejumlah daerah terdampak. Sawah yang sebelumnya tertutup lumpur dan rusak akibat banjir kini perlahan kembali diolah dan ditanami oleh petani untuk menyambut musim tanam berikutnya.
Proses pemulihan tidak hanya difokuskan pada pembersihan lahan, tetapi juga perbaikan irigasi dan optimalisasi area pertanian agar sawah yang telah dipulihkan dapat kembali produktif secara berkelanjutan. Langkah tersebut dinilai penting untuk membantu masyarakat memulihkan sumber penghidupan pascabencana.
Sumatera Barat menjadi wilayah dengan progres rehabilitasi tertinggi. Dari target 3.902 hektare sawah terdampak, sebanyak 3.359 hektare telah berhasil dipulihkan. Sementara di Aceh, rehabilitasi telah menjangkau 1.532 hektare dari target 31.464 hektare. Adapun di Sumatera Utara, sebanyak 1.219 hektare sawah berhasil direhabilitasi dari target 7.336 hektare.
Percepatan pemulihan sektor pertanian tersebut turut didukung anggaran revitalisasi pertanian dan pembangunan infrastruktur irigasi senilai Rp877,126 miliar di tiga wilayah terdampak. Bantuan itu digunakan untuk rehabilitasi sawah, optimalisasi lahan, serta pembangunan jaringan irigasi guna mendukung pemulihan pertanian masyarakat.
Aceh menjadi wilayah dengan dukungan anggaran terbesar mencapai Rp371,57 miliar. Sementara Sumatera Utara menerima Rp287,72 miliar dan Sumatera Barat memperoleh Rp217,82 miliar untuk mempercepat pemulihan lahan dan infrastruktur pertanian terdampak bencana.
Ketua Satgas PRR Pascabencana Sumatera Muhammad Tito Karnavian mengatakan pemulihan sawah menjadi salah satu prioritas utama pemerintah karena berkaitan langsung dengan ketahanan pangan dan pemulihan ekonomi masyarakat.
“Ini hal urgen, karena itu ada anggaran-anggaran dari kementerian dan lembaga, misalnya Menteri Pertanian itu lebih kurang hampir Rp900 miliar untuk irigasi pertanian, benih dan lain-lain,” ujar Tito Karnavian di Kantor Kementerian Dalam Negeri, Jakarta, Selasa (12/5/2026).
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(SAW)
Berita Kesehatan Terkini Hari ini
Berita Kesehatan
bpjs kesehatan
kesehatan
poster kesehatan
cek bpjs kesehatan
call center bpjs kesehatan
edabu bpjs kesehatan
protokol kesehatan
dinas kesehatan
iuran bpjs kesehatan
kesehatan mental
cek bpjs kesehatan dengan nik
kondisi kesehatan mental
cara cek bpjs kesehatan
tes kesehatan mental
cara daftar bpjs kesehatan
menteri kesehatan
kantor bpjs kesehatan terdekat
daftar bpjs kesehatan online
asuransi kesehatan
alat kesehatan
kartu bpjs kesehatan
toko alat kesehatan terdekat
kementerian kesehatan
daftar bpjs kesehatan
cara cek bpjs kesehatan di hp
contoh poster kesehatan
bpjs kesehatan login
logo kesehatan
cek tagihan bpjs kesehatan
kesehatan masyarakat
kantor bpjs kesehatan
toko alat kesehatan
pusat kesehatan masyarakat
cek iuran bpjs kesehatan
makanan yang lezat namun dapat membahayakan kesehatan hukumnya adalah
login bpjs kesehatan
poster tentang kesehatan
gambar poster kesehatan
cara membuat bpjs kesehatan
bpjs kesehatan online
hari kesehatan nasional
cek bpjs kesehatan online
antrian online bpjs kesehatan
pcare bpjs kesehatan
kalung kesehatan
lpse kesehatan
hari kesehatan mental sedunia
pantun kesehatan
cara cek bpjs kesehatan aktif atau tidak
artikel tentang kesehatan
