Jakarta: Pengamalan nilai-nilai kebangsaan yang diwarisi para pendahulu bangsa, ditujukan untuk mewujudkan harmoni dalam kehidupan berbangsa dan bernegara bagi generasi penerus.
“Pengamalan nilai-nilai kebangsaan mendorong terwujudnya harmoni dalam keseharian kita, termasuk dalam hubungan antara manusia dan alam yang sejak masa lampau ditopang oleh beragam kearifan lokal di tanah air kita,” kata Wakil Ketua MPR RI Lestari Moerdijat dalam keterangan tertulisnya, Sabtu 18 April 2026.
Pernyataan itu disampaikan Lestari saat melakukan Sosialisasi Empat Pilar MPR RI yang dikemas dalam bentuk acara nonton bareng film berjudul “Teman Tegar: Maira, Whisper From Papua”, di Palu, Sulawesi Tengah, Jumat (17/4)
Film tersebut bercerita tentang Maira, seorang gadis berusia 12 tahun yang tumbuh di pedalaman Papua dan berjuang melindungi hutan tempat tinggalnya dari pembalakan liar
yang mengancam budaya serta masa depan mereka.
Menurut Lestari, mengedepankan kearifan lokal merupakan langkah yang tepat dalam upaya menjaga kelestarian alam dan lingkungan.
Rerie, sapaan akrab Lestari berpendapat bahwa sejatinya manusia dan alam tidak pernah benar-benar terpisah.
Fakta tersebut, ujar Rerie yang juga anggota Komisi X DPR RI itu, sangat dipahami oleh masyarakat di Sulawesi Tengah, yang di masa lalu mengalami perubahan lingkungan yang ekstrem akibat bencana alam yang terjadi.
Baca Juga :
300 Pelajar Terdeteksi Depresi, Guru Perempuan Urat Nadi Bentuk Karakter Anak Bangsa
Melalui nilai-nilai Empat Pilar Kebangsaan, tambah Rerie, generasi penerus diingatkan bahwa menjaga lingkungan bukan semata pilihan, tetapi bagian dari tanggung jawab sebagai bangsa.
Anggota Majelis Tinggi Partai NasDem itu menjelaskan bahwa nilai-nilai Pancasila mengajarkan keberadaban, UUD 1945 menegaskan tanggung jawab atas sumber daya alam, Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) menegaskan bahwa ruang hidup harus dijaga bersama, dan nilai-nilai Bhinneka Tunggal Ika mendorong anak bangsa mampu mewujudkan harmoni dalam keseharian.
“Belajar dari film “Teman Tegar: Maira, Whisper From Papua”, masa depan tidak ditentukan oleh apa yang kita ketahui, tetapi oleh apa yang kita sadari dan kita lakukan. Generasi muda hari ini bukan hanya saksi, tetapi penentu arah perjalanan bangsa,” pungkas Rerie.
“Pengamalan nilai-nilai kebangsaan mendorong terwujudnya harmoni dalam keseharian kita, termasuk dalam hubungan antara manusia dan alam yang sejak masa lampau ditopang oleh beragam kearifan lokal di tanah air kita,” kata Wakil Ketua MPR RI Lestari Moerdijat dalam keterangan tertulisnya, Sabtu 18 April 2026.
Pernyataan itu disampaikan Lestari saat melakukan Sosialisasi Empat Pilar MPR RI yang dikemas dalam bentuk acara nonton bareng film berjudul “Teman Tegar: Maira, Whisper From Papua”, di Palu, Sulawesi Tengah, Jumat (17/4)
Film tersebut bercerita tentang Maira, seorang gadis berusia 12 tahun yang tumbuh di pedalaman Papua dan berjuang melindungi hutan tempat tinggalnya dari pembalakan liar
yang mengancam budaya serta masa depan mereka.
Menurut Lestari, mengedepankan kearifan lokal merupakan langkah yang tepat dalam upaya menjaga kelestarian alam dan lingkungan.
Rerie, sapaan akrab Lestari berpendapat bahwa sejatinya manusia dan alam tidak pernah benar-benar terpisah.
Fakta tersebut, ujar Rerie yang juga anggota Komisi X DPR RI itu, sangat dipahami oleh masyarakat di Sulawesi Tengah, yang di masa lalu mengalami perubahan lingkungan yang ekstrem akibat bencana alam yang terjadi.
Melalui nilai-nilai Empat Pilar Kebangsaan, tambah Rerie, generasi penerus diingatkan bahwa menjaga lingkungan bukan semata pilihan, tetapi bagian dari tanggung jawab sebagai bangsa.
Anggota Majelis Tinggi Partai NasDem itu menjelaskan bahwa nilai-nilai Pancasila mengajarkan keberadaban, UUD 1945 menegaskan tanggung jawab atas sumber daya alam, Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) menegaskan bahwa ruang hidup harus dijaga bersama, dan nilai-nilai Bhinneka Tunggal Ika mendorong anak bangsa mampu mewujudkan harmoni dalam keseharian.
“Belajar dari film “Teman Tegar: Maira, Whisper From Papua”, masa depan tidak ditentukan oleh apa yang kita ketahui, tetapi oleh apa yang kita sadari dan kita lakukan. Generasi muda hari ini bukan hanya saksi, tetapi penentu arah perjalanan bangsa,” pungkas Rerie.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(RUL)
Berita Kesehatan Terkini Hari ini
Berita Kesehatan
bpjs kesehatan
kesehatan
poster kesehatan
cek bpjs kesehatan
call center bpjs kesehatan
edabu bpjs kesehatan
protokol kesehatan
dinas kesehatan
iuran bpjs kesehatan
kesehatan mental
cek bpjs kesehatan dengan nik
kondisi kesehatan mental
cara cek bpjs kesehatan
tes kesehatan mental
cara daftar bpjs kesehatan
menteri kesehatan
kantor bpjs kesehatan terdekat
daftar bpjs kesehatan online
asuransi kesehatan
alat kesehatan
kartu bpjs kesehatan
toko alat kesehatan terdekat
kementerian kesehatan
daftar bpjs kesehatan
cara cek bpjs kesehatan di hp
contoh poster kesehatan
bpjs kesehatan login
logo kesehatan
cek tagihan bpjs kesehatan
kesehatan masyarakat
kantor bpjs kesehatan
toko alat kesehatan
pusat kesehatan masyarakat
cek iuran bpjs kesehatan
makanan yang lezat namun dapat membahayakan kesehatan hukumnya adalah
login bpjs kesehatan
poster tentang kesehatan
gambar poster kesehatan
cara membuat bpjs kesehatan
bpjs kesehatan online
hari kesehatan nasional
cek bpjs kesehatan online
antrian online bpjs kesehatan
pcare bpjs kesehatan
kalung kesehatan
lpse kesehatan
hari kesehatan mental sedunia
pantun kesehatan
cara cek bpjs kesehatan aktif atau tidak
artikel tentang kesehatan
