Meskipun sama-sama menyandang kata “Pancasila”, nyatanya masih banyak masyarakat yang sering keliru dan menganggap keduanya adalah peristiwa yang sama. Padahal, baik dari segi tanggal, latar belakang sejarah, hingga esensi maknanya, kedua hari peringatan ini memiliki perbedaan yang sangat kontras.
Agar tidak salah kaprah lagi, yuk simak pemaparan lengkap mengenai perbedaan mendalam antara Hari Lahir Pancasila dan Hari Kesaktian Pancasila berikut ini:
Hari Lahir Pancasila
Hari Lahir Pancasila diperingati setiap tanggal 1 Juni. Penetapan tanggal ini merujuk pada peristiwa historis di tahun 1945 saat fondasi dasar negara Indonesia pertama kali dirumuskan.
Bermula dari sidang Badan Penyelidik Usaha-usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia (BPUPKI) pertama yang digelar pada 29 Mei hingga 1 Juni 1945 di Gedung Chuo Sangi In (sekarang Gedung Pancasila, Jakarta).
Di hari terakhir sidang, yaitu 1 Juni 1945, Ir. Soekarno menyampaikan pidato monumental yang memperkenalkan lima asas dasar negara yang ia namai “Pancasila”.
Menandai momen kelahiran atau terbentuknya konsep awal Pancasila sebagai philosofische grondslag (dasar filsafat) negara Indonesia merdeka.
Berdasarkan Keppres RI No. 24 Tahun 2016 yang ditandatangani oleh Presiden Joko Widodo, tanggal 1 Juni secara resmi ditetapkan sebagai Hari Libur Nasional.
Hari Kesaktian Pancasila
Berbeda dengan momen perumusan, Hari Kesaktian Pancasila diperingati setiap tanggal 1 Oktober. Fokus dari hari ini adalah ketangguhan Pancasila dalam menghadapi ancaman yang ingin mengganti ideologi bangsa.
Latar belakang hari ini berakar dari tragedi kelam pemberontakan Gerakan 30 September 1965 oleh PKI (G30S/PKI). Dalam peristiwa tersebut, enam perwira tinggi dan satu perwira menengah TNI Angkatan Darat gugur sebagai pahlawan revolusi. Tanggal 1 Oktober dipilih sebagai lambang keberhasilan bangsa dalam menggagalkan kudeta serta membuktikan bahwa ideologi Pancasila tetap sakti dan tak tergantikan.
Makna dari adanya hari ini adalah untuk mengenang jasa para pahlawan revolusi yang gugur sekaligus menegaskan kembali kokohnya Pancasila sebagai satu-satunya ideologi yang mampu mempersatukan bangsa dari ancaman perpecahan.
Berbeda dengan 1 Juni, Hari Kesaktian Pancasila 1 Oktober diperingati melalui upacara khidmat di berbagai instansi, namun statusnya bukan hari libur nasional.
Secara sederhana, cara termudah untuk membedakannya adalah dengan mengingat bahwa 1 Juni adalah hari di mana Pancasila “lahir” atau diciptakan, sedangkan 1 Oktober adalah hari di mana Pancasila “teruji” kesaktiannya dan berhasil dipertahankan dari ancaman sejarah. Dengan memahami perbedaan ini, kita bisa lebih khidmat dan tepat dalam memaknai setiap upacara serta peringatan nasional yang kita ikuti.
(Fany Wirda Putri)
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(RUL)
Berita Kesehatan Terkini Hari ini
Berita Kesehatan
bpjs kesehatan
kesehatan
poster kesehatan
cek bpjs kesehatan
call center bpjs kesehatan
edabu bpjs kesehatan
protokol kesehatan
dinas kesehatan
iuran bpjs kesehatan
kesehatan mental
cek bpjs kesehatan dengan nik
kondisi kesehatan mental
cara cek bpjs kesehatan
tes kesehatan mental
cara daftar bpjs kesehatan
menteri kesehatan
kantor bpjs kesehatan terdekat
daftar bpjs kesehatan online
asuransi kesehatan
alat kesehatan
kartu bpjs kesehatan
toko alat kesehatan terdekat
kementerian kesehatan
daftar bpjs kesehatan
cara cek bpjs kesehatan di hp
contoh poster kesehatan
bpjs kesehatan login
logo kesehatan
cek tagihan bpjs kesehatan
kesehatan masyarakat
kantor bpjs kesehatan
toko alat kesehatan
pusat kesehatan masyarakat
cek iuran bpjs kesehatan
makanan yang lezat namun dapat membahayakan kesehatan hukumnya adalah
login bpjs kesehatan
poster tentang kesehatan
gambar poster kesehatan
cara membuat bpjs kesehatan
bpjs kesehatan online
hari kesehatan nasional
cek bpjs kesehatan online
antrian online bpjs kesehatan
pcare bpjs kesehatan
kalung kesehatan
lpse kesehatan
hari kesehatan mental sedunia
pantun kesehatan
cara cek bpjs kesehatan aktif atau tidak
artikel tentang kesehatan
