Menurut Arzeti, masyarakat perlu menyikapi informasi terkait Hantavirus dengan bijak. Ia mengingatkan bahwa hingga saat ini belum ada pernyataan resmi yang menyebut virus tersebut sebagai ancaman pandemi global seperti COVID-19.
“Kita harus menyikapi informasi ini secara bijak. Jangan panik berlebihan. Berdasarkan penegasan dari Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), Hantavirus bukanlah awal dari pandemi baru. Fokus kita saat ini adalah memperkuat langkah pencegahan melalui pola hidup bersih dan sehat (PHBS),” ujar Arzeti Bilbina di Jakarta.
Arzeti menilai kepanikan justru bisa memicu keresahan di tengah masyarakat. Selain itu, penyebaran informasi yang tidak jelas sumbernya dikhawatirkan memperparah situasi dan membuat publik semakin bingung.
Ia pun meminta masyarakat lebih berhati-hati dalam menerima maupun membagikan informasi terkait Hantavirus di media sosial. Menurutnya, masyarakat sebaiknya hanya mengikuti informasi dari sumber resmi dan tenaga kesehatan terpercaya.
“Kami juga meminta semua pihak tidak menyebarkan informasi tidak berdasar yang hanya akan memicu kepanikan publik,” ujarnya.
Dalam penjelasannya, Arzeti menyebut Hantavirus umumnya berkaitan dengan paparan tikus atau kotoran hewan pengerat. Karena itu, langkah paling penting saat ini adalah menjaga kebersihan rumah dan lingkungan sekitar agar tidak menjadi tempat berkembang biaknya tikus.
Ia mengimbau masyarakat untuk lebih disiplin menerapkan pola hidup bersih dan sehat dalam aktivitas sehari-hari. Kebiasaan sederhana seperti mencuci tangan, membersihkan area rumah, dan menjaga makanan tetap tertutup dinilai sangat penting untuk mencegah risiko penularan penyakit.
“Kita bisa mencegah hantavirus ini dari tindakan sederhana seperti mencuci tangan dengan sabung secara berkala, menjaga kebersihan lingkungan, memastikan area penyimpanan makanan tertutup dan steril,” ujarnya.
Selain mengajak masyarakat tetap waspada, Arzeti juga meminta pemerintah bergerak aktif melakukan edukasi kepada publik. Ia berharap Kementerian Kesehatan dapat memperluas sosialisasi mengenai gejala Hantavirus serta langkah pencegahannya agar masyarakat memiliki pemahaman yang benar.
Menurut Arzeti, sinergi antara pemerintah dan masyarakat menjadi kunci penting dalam menjaga kesehatan bersama. Pemerintah diharapkan terus memberikan informasi yang jelas dan akurat, sementara masyarakat diminta menjaga kebersihan lingkungan mulai dari rumah masing-masing.
“Upaya ini harus menjadi sinergi bersama. Pemerintah wajib memberikan edukasi secara masif, sementara masyarakat berperan aktif menjaga kebersihan mulai dari rumah masing-masing. Sinergi ini penting agar kita bisa meminimalisir segala risiko kesehatan sekecil apa pun,” pungkas Arzeti.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(ELG)
Berita Kesehatan Terkini Hari ini
Berita Kesehatan
bpjs kesehatan
kesehatan
poster kesehatan
cek bpjs kesehatan
call center bpjs kesehatan
edabu bpjs kesehatan
protokol kesehatan
dinas kesehatan
iuran bpjs kesehatan
kesehatan mental
cek bpjs kesehatan dengan nik
kondisi kesehatan mental
cara cek bpjs kesehatan
tes kesehatan mental
cara daftar bpjs kesehatan
menteri kesehatan
kantor bpjs kesehatan terdekat
daftar bpjs kesehatan online
asuransi kesehatan
alat kesehatan
kartu bpjs kesehatan
toko alat kesehatan terdekat
kementerian kesehatan
daftar bpjs kesehatan
cara cek bpjs kesehatan di hp
contoh poster kesehatan
bpjs kesehatan login
logo kesehatan
cek tagihan bpjs kesehatan
kesehatan masyarakat
kantor bpjs kesehatan
toko alat kesehatan
pusat kesehatan masyarakat
cek iuran bpjs kesehatan
makanan yang lezat namun dapat membahayakan kesehatan hukumnya adalah
login bpjs kesehatan
poster tentang kesehatan
gambar poster kesehatan
cara membuat bpjs kesehatan
bpjs kesehatan online
hari kesehatan nasional
cek bpjs kesehatan online
antrian online bpjs kesehatan
pcare bpjs kesehatan
kalung kesehatan
lpse kesehatan
hari kesehatan mental sedunia
pantun kesehatan
cara cek bpjs kesehatan aktif atau tidak
artikel tentang kesehatan
