Riset tersebut mengungkapkan fenomena munculnya kesenjangan yang semakin lebar antara perusahaan yang sigap melakukan perancangan ulang sistem mereka dengan perusahaan yang masih mencoba mengintegrasikan AI ke dalam infrastruktur lama yang tidak memadai.
Saat ini, tuntutan terhadap kedaulatan data memaksa sistem yang awalnya dirancang untuk aliran data tanpa batas menjadi arsitektur dengan batasan regional yang jauh lebih ketat demi melindungi data sensitif dan mematuhi regulasi lokal.
Meskipun kesadaran akan pentingnya privasi dan kedaulatan data sangat tinggi, laporan ini menunjukkan adanya ketidaksiapan yang nyata dari sisi eksekusi. Lebih dari 95% responden mengakui bahwa private AI dan sovereign AI adalah hal krusial bagi bisnis mereka, namun hanya 29% perusahaan yang benar-benar memprioritaskan rencana konkret untuk kedaulatan data dalam jangka pendek.
Salah satu hambatan utama yang diidentifikasi oleh para pemimpin teknologi adalah kompleksitas operasional. Sebanyak 35% Chief AI Officer (CAIO) menyatakan bahwa membangun serta mengelola model AI di lingkungan yang privat atau berdaulat merupakan tantangan besar dalam proses adopsi.
Selain itu, hampir 60% pemimpin AI mengeluhkan adanya pembatasan data lintas wilayah yang menyulitkan integrasi sistem secara efisien. Kepercayaan terhadap infrastruktur pendukung juga masih menjadi isu, di mana hanya 38% responden yang memiliki keyakinan tinggi terhadap postur keamanan cloud mereka saat ini.
Laporan NTT Data ini juga memperjelas perbedaan mendasar antara private AI yang berfokus pada pengendalian akses data internal, dengan sovereign AI yang menekankan pada kepatuhan terhadap yurisdiksi nasional dan kontrol regional.
Abhijit Dubey, CEO dan CAIO NTT Data, Inc., menekankan bahwa perusahaan yang unggul adalah mereka yang memperlakukan arsitektur dan tata kelola sebagai syarat strategis sejak dini.
Dengan menyelaraskan infrastruktur sejak tahap awal, perusahaan-perusahaan pemimpin ini mampu bertransisi lebih cepat dari sekadar uji coba menuju penerapan AI yang memberikan nilai bisnis berkelanjutan di berbagai pasar global.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(MMI)
Berita Kesehatan Terkini Hari ini
Berita Kesehatan
bpjs kesehatan
kesehatan
poster kesehatan
cek bpjs kesehatan
call center bpjs kesehatan
edabu bpjs kesehatan
protokol kesehatan
dinas kesehatan
iuran bpjs kesehatan
kesehatan mental
cek bpjs kesehatan dengan nik
kondisi kesehatan mental
cara cek bpjs kesehatan
tes kesehatan mental
cara daftar bpjs kesehatan
menteri kesehatan
kantor bpjs kesehatan terdekat
daftar bpjs kesehatan online
asuransi kesehatan
alat kesehatan
kartu bpjs kesehatan
toko alat kesehatan terdekat
kementerian kesehatan
daftar bpjs kesehatan
cara cek bpjs kesehatan di hp
contoh poster kesehatan
bpjs kesehatan login
logo kesehatan
cek tagihan bpjs kesehatan
kesehatan masyarakat
kantor bpjs kesehatan
toko alat kesehatan
pusat kesehatan masyarakat
cek iuran bpjs kesehatan
makanan yang lezat namun dapat membahayakan kesehatan hukumnya adalah
login bpjs kesehatan
poster tentang kesehatan
gambar poster kesehatan
cara membuat bpjs kesehatan
bpjs kesehatan online
hari kesehatan nasional
cek bpjs kesehatan online
antrian online bpjs kesehatan
pcare bpjs kesehatan
kalung kesehatan
lpse kesehatan
hari kesehatan mental sedunia
pantun kesehatan
cara cek bpjs kesehatan aktif atau tidak
artikel tentang kesehatan
