Bahkan saat tubuh sudah sangat lelah, mata tetap sulit terpejam. Kondisi ini jika dibiarkan, bisa berdampak pada kesehatan fisik dan emosional. Oleh karena itu, banyak yang mulai mencari bantuan, baik dari obat-obatan maupun perubahan gaya hidup.
Penting untuk memahami pilihan yang ada, agar bisa menemukan cara yang aman dan efektif untuk membantu tidur lebih nyenyak.
Dilansir dari BabyCenter, berikut adalah obat-obatan yang dapat membantu tidur untuk orang tua baru. Tapi ingat, sebaiknya konsultasikan ke dokter sebelum mengonsumsinya ya.
1. Antihistamin
Beberapa obat tidur dan obat flu yang dijual bebas mengandung antihistamin, yaitu zat yang bisa menimbulkan rasa kantuk. Karena efek tersebut, antihistamin sering dimanfaatkan sebagai bantuan untuk tidur.
Beberapa jenis yang dapat menyebabkan kantuk antara lain brompheniramine, chlorpheniramine, dimenhydrinate, diphenhydramine, dan doxylamine. Sementara itu, jenis seperti loratadine biasanya tidak memberikan efek mengantuk.
.jpg)
(Manfaatkan waktu siang hari ketika bayi tertidur untuk istirahat, bukan mengerjakan pekerjaan rumah. Foto: Ilustrasi/Pexels.com)
Selain membantu tidur, antihistamin juga bisa menimbulkan efek samping, seperti pusing dan mulut kering.
Penggunaannya sebaiknya tidak dilakukan terlalu lama, maksimal sekitar dua minggu berturut-turut. Bagi ibu hamil atau menyusui, penting untuk berkonsultasi dengan dokter sebelum mengonsumsinya.
2. Melatonin
Melatonin adalah hormon alami dalam tubuh, yang berfungsi mengatur siklus tidur. Dalam bentuk suplemen, melatonin sering digunakan untuk membantu mengatasi gangguan tidur, seperti insomnia atau jet lag.
Melatonin tersedia dalam bentuk tablet maupun cair dan cukup mudah ditemukan. Namun, penggunaannya tidak disarankan bagi, yang sedang merencanakan kehamilan, sedang hamil, atau menyusui karena informasi terkait keamanannya masih terbatas.
Jika masih sulit tidur
Selain mengandalkan obat, berikut adalah beberapa perubahan kebiasaan, yang bisa membantu meningkatkan kualitas tidur.
• Menjaga jadwal tidur yang konsisten setiap hari
• Melakukan aktivitas yang menenangkan sebelum tidur, seperti membaca atau mandi air hangat
• Menghindari konsumsi kafein, alkohol, dan nikotin di malam hari
• Rutin berolahraga agar tubuh lebih mudah merasa lelah secara alami
• Mencoba relaksasi seperti yoga atau meditasi untuk menenangkan pikiran
• Mempertimbangkan terapi alternatif seperti akupunktur
Jika berbagai cara sudah dicoba namun tidur tetap terganggu, berkonsultasi dengan dokter atau terapis tidur bisa menjadi langkah yang tepat.
Terapi seperti terapi perilaku kognitif sering digunakan untuk membantu mengatasi masalah tidur, termasuk yang dialami setelah memiliki bayi.
Secillia Nur Hafifah
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(TIN)
Berita Kesehatan Terkini Hari ini
Berita Kesehatan
bpjs kesehatan
kesehatan
poster kesehatan
cek bpjs kesehatan
call center bpjs kesehatan
edabu bpjs kesehatan
protokol kesehatan
dinas kesehatan
iuran bpjs kesehatan
kesehatan mental
cek bpjs kesehatan dengan nik
kondisi kesehatan mental
cara cek bpjs kesehatan
tes kesehatan mental
cara daftar bpjs kesehatan
menteri kesehatan
kantor bpjs kesehatan terdekat
daftar bpjs kesehatan online
asuransi kesehatan
alat kesehatan
kartu bpjs kesehatan
toko alat kesehatan terdekat
kementerian kesehatan
daftar bpjs kesehatan
cara cek bpjs kesehatan di hp
contoh poster kesehatan
bpjs kesehatan login
logo kesehatan
cek tagihan bpjs kesehatan
kesehatan masyarakat
kantor bpjs kesehatan
toko alat kesehatan
pusat kesehatan masyarakat
cek iuran bpjs kesehatan
makanan yang lezat namun dapat membahayakan kesehatan hukumnya adalah
login bpjs kesehatan
poster tentang kesehatan
gambar poster kesehatan
cara membuat bpjs kesehatan
bpjs kesehatan online
hari kesehatan nasional
cek bpjs kesehatan online
antrian online bpjs kesehatan
pcare bpjs kesehatan
kalung kesehatan
lpse kesehatan
hari kesehatan mental sedunia
pantun kesehatan
cara cek bpjs kesehatan aktif atau tidak
artikel tentang kesehatan

