Perubahan warna atau bentuk pada kulit ini, sebenarnya cukup umum terjadi dan biasanya sudah tampak sejak lahir, atau muncul beberapa bulan setelahnya. Meski terlihat mencolok, sebagian besar tanda lahir bukanlah kondisi berbahaya.
Penting untuk memahami jenis-jenis tanda lahir, penyebabnya, serta kapan perlu diperiksa lebih lanjut, agar bisa menyikapinya dengan tenang dan tepat.
Tanda lahir adalah bagian kulit, yang memiliki warna berbeda dari area sekitarnya dan terkadang sedikit menonjol. Tanda ini bisa muncul sejak bayi lahir atau berkembang, dalam beberapa bulan pertama kehidupan.
Lebih dari 80 persen bayi memiliki tanda lahir, dengan sebagian bertahan, hingga dewasa dan sebagian lainnya memudar seiring waktu.
Secara umum, tanda lahir dibagi menjadi dua jenis utama. Pertama, tanda lahir vaskular yang terjadi, karena adanya pembuluh darah tambahan di dekat permukaan kulit.

(Sebagian besar tanda lahir aman. Namun, konsultasikan ke dokter jika tanda lahir membesar ya Moms. Foto: Ilustrasi/Unsplash.com)
Warnanya bisa bervariasi, mulai dari merah muda, merah, hingga kebiruan, tergantung pada kedalaman pembuluh darah dan warna kulit.
Kedua, tanda lahir berpigmen yang biasanya berwarna coklat, abu-abu, kebiruan, atau hitam.
Jenis ini muncul akibat adanya kelebihan sel pigmen pada kulit. Sebagian besar tanda lahir tidak berbahaya, sehingga tidak perlu langsung merasa khawatir.
Namun, pemeriksaan ke dokter kulit tetap dianjurkan, untuk memastikan tanda tersebut tidak berkembang menjadi masalah atau berkaitan dengan kondisi tertentu.
Apakah semua orang memiliki tanda lahir?
Tidak semua orang memiliki tanda lahir, tetapi kondisi ini cukup sering ditemukan, terutama pada bayi baru lahir. Salah satu jenis tanda lahir vaskular, yang dikenal sebagai “stork bites” dapat muncul pada hingga 80 persen bayi.
Selain itu, banyak bayi dari Asia dan Afrika serta hampir setengah bayi Hispanik, memiliki tanda lahir berpigmen yang disebut dermal melanocytosis. Tanda ini umumnya akan memudar seiring pertumbuhan, biasanya saat memasuki usia balita.
Beberapa jenis tanda lahir lainnya tergolong lebih jarang. Sekitar 1-3% bayi memiliki tahi lalat sejak lahir atau muncul dalam tahun pertama kehidupan. Hingga 5% bayi mengalami hemangioma infantil, yaitu pertumbuhan jinak pada kulit.
Sementara itu, malformasi vena merupakan kondisi, yang sangat jarang, hanya terjadi pada sekitar 2 dari 10.000 anak.
Secillia Nur Hafifah
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(TIN)
Berita Kesehatan Terkini Hari ini
Berita Kesehatan
bpjs kesehatan
kesehatan
poster kesehatan
cek bpjs kesehatan
call center bpjs kesehatan
edabu bpjs kesehatan
protokol kesehatan
dinas kesehatan
iuran bpjs kesehatan
kesehatan mental
cek bpjs kesehatan dengan nik
kondisi kesehatan mental
cara cek bpjs kesehatan
tes kesehatan mental
cara daftar bpjs kesehatan
menteri kesehatan
kantor bpjs kesehatan terdekat
daftar bpjs kesehatan online
asuransi kesehatan
alat kesehatan
kartu bpjs kesehatan
toko alat kesehatan terdekat
kementerian kesehatan
daftar bpjs kesehatan
cara cek bpjs kesehatan di hp
contoh poster kesehatan
bpjs kesehatan login
logo kesehatan
cek tagihan bpjs kesehatan
kesehatan masyarakat
kantor bpjs kesehatan
toko alat kesehatan
pusat kesehatan masyarakat
cek iuran bpjs kesehatan
makanan yang lezat namun dapat membahayakan kesehatan hukumnya adalah
login bpjs kesehatan
poster tentang kesehatan
gambar poster kesehatan
cara membuat bpjs kesehatan
bpjs kesehatan online
hari kesehatan nasional
cek bpjs kesehatan online
antrian online bpjs kesehatan
pcare bpjs kesehatan
kalung kesehatan
lpse kesehatan
hari kesehatan mental sedunia
pantun kesehatan
cara cek bpjs kesehatan aktif atau tidak
artikel tentang kesehatan

